Musisi Ternama Amerika Bill Laswell – Amerika Serikat terkenal dengan beberapa musisinya yang bertalenta. Banyak musisi dari Amerika yang terkenal di beberapa negara. Hal ini nenandakan bahwa sepak terjang para musisi asal Amerika ini sangat hebat. Bahkan diantaranya mempunyai multitalenta, itulah keunggulan beberapa musisi dari Amerika. Salah satu musisi asal Amerika yang cukup terkenal adalah Bill Laswell. Sosok Bill Laswell ini tidak pernah lepas kaitannya dengan musik. Bahkan dirinya juga terkenal sebagai musisi yang bertalenta mempunyai bakat untuk memainkan berbagai musik dengan genre yang beragam. Tidak hanya menguasai satu genre membuat dirinya sangat terkenal di dunia musik. Penggemar Bill Laswell ini berasal dari berbagai negara. Dirinya sudah mempunyai banyak karya di dunia musik yang ia kembangkan hingga saat ini.

Bill Laswell ini mempunyai nama asli yakni William Otis Laswell. Namun dirinya lebih dikenal dengan nama Bill Laswell. Lahir di tanggal 12 Februari 1995 di Salem Lllinois Amerika Serikat. Dari usianya sudah menunjukan bahwa dirinya sudah lama berkarir di dunia musik. Sebagian masa hidupnya ia habiskan untuk membuat berbagai karya. Sudah banyak karya yang ia ciptakan. Karya yang dibuat oleh Bill Laswell ini mampu merebut beberapa penghargaan dari beberapa ajang yang cukup bergensi. Pencapaian yang luar biasa yang diperoleh oleh Bill Laswell ini tidak lantas membuat dirinya puas. Dirinya terus mengembangkan kemampuan yang dimilikinya hingga bisa membuat karir yang lebih bagus lagi.

Bill Laswell ini berkarir di berbagai genre mulai dari genre Avant-garde, elektronik, pop, reaggae, rock, dan bahkan jazz. Musik jazz yang dibawakan oleh Bill Laswell ini mampu membuat para penggemarnya menjadi terpukau. Jazz menjadi salah satu genre yang paling ia sukai. Walaupun begitu dirinya juga tetap memainkan berbagai musik dengan genre yang beragam. Kemampuannya dalam memainkan berbagai genre musik ini membuat Bill Laswell dikenal oleh banyak musisi terkenal lainnya yang ada di Amerika. Setiap kali dirinya mengeluarkan sebuah karya maka sudah banyak pengunjung yang menantinya. Wajar saja jika hingga saat ini dirinya masih tetap berkarir dan sudah mempunyai banyak karir.

Bill Laswell tidak hanya terkenal sebagai musisi musik jazz saja melainkan dirinya juga merupakan seorang pemilik perusahaan terbesar di amerika. Selain itu dirinya bisa memainkan beberapa insturment seperti gitar bass, gitar, dan juga memainkan keyboard. Dirinya mulai aktif di dunia musik sejak tahun 1978 hingga sekarang ini. Label yang dimiliki oleh Bill Laswell adalah Teknologi MOD. Sebagai salah satu musisi ternama dengan mempunyai multitalenta semakin membuat dirinya mudah berkarir dan bersaing dengan beberapa musisi lainnya.

Pertama kalinya dia terjun ke dunia musik yakni Bill Laswell mengawalinya dengan berkarir sebagai gitaris bass. Setelah itu dirinya mulai mengembangkan diri dengan memainkan beberapa alat musik lainnya hingga bisa memegang beberapa alat musik selain gitar bass. Setelah cukup lama memainkan alat musik dirinya mulai merambah ke dunia rekaman dan mempunyai label sendiri. Mulai dari situlah karir dari seorang Bill Laswell menanjak dengan sangat cepat. Dirinya semakin berusaha untuk mengembangkan karirnya dengan lebih baik lagi. Sepak terjang Bill Laswell terbilang sangat mulus dikarenakan dirinya yang sudah mempunyai talenta cukup baik di dunia musik. Sebagai seorang musisi dirinya berusaha untuk berkontribusi untuk memajukan dunia musik termasuk dalam musik jazz.

Pengenalan Dengan Alur Musik Jazz Dan Sejarahnya

Pengenalan Dengan Alur Musik Jazz Dan Sejarahnya – Jazz merupakan jenis nada yang berawal dari komunitas Afrika- Amerika di New Orleans, Louisiana, Amerika Sindikat, pada akhir era ke- 19 serta dini era ke- 20, dengan akarnya di blues serta ragtime. Semenjak Masa Jazz 1920- an, sudah diakui selaku wujud penting dari mimik muka nada dalam nada konvensional serta terkenal, dihubungkan oleh jalinan biasa dari generasi nada Afrika- Amerika serta Eropa- Amerika. Jazz dicirikan oleh swing serta bunyi biru, akord lingkungan, bunyi panggilan serta jawaban, poliritme, serta improvisasi. – trilokgurtu.net

Pengenalan Dengan Alur Musik Jazz Dan Sejarahnya

Jazz bersumber pada mimik muka adat serta nada Afrika Barat, serta dalam adat- istiadat nada Afrika- Amerika. Kala jazz menabur ke semua bumi, jazz menarik adat nada nasional, regional, serta lokal, yang menimbulkan style yang berlainan. Jazz New Orleans diawali pada dini 1910- an, mencampurkan karnaval band kuningan tadinya, quadrilles Prancis, biguine, ragtime serta blues dengan improvisasi polifonik beramai- ramai.

Pada tahun 1930- an, band- band besar swing mengarah dance yang diatur dengan cara kencang, jazz Kansas City, style hard- swinging, blues, improvisasi serta jazz gipsi( style yang menekankan waltz musette) merupakan style yang muncul.

Baca Juga : Bill Laswell Musisi Terkenal Dari Amerika

Bebop timbul pada tahun 1940- an, menggeser jazz dari nada terkenal yang bisa berajojing ke arah” nada musisi” yang lebih menantang yang dimainkan dengan tempo yang lebih kilat serta memakai lebih banyak improvisasi berplatform chord.

Jazz aksi bertumbuh menjelang akhir tahun 1940- an, memberitahukan suara yang lebih hening, lembut, serta garis melodi linier yang jauh. Medio 1950- an memandang timbulnya hard bop, yang memberitahukan akibat dari irama serta blues, gospel, serta blues, paling utama dalam game saksofon serta piano. Modal jazz bertumbuh pada akhir 1950- an, memakai bentuk, ataupun rasio nada, selaku dasar bentuk nada serta improvisasi, semacam perihalnya jazz leluasa, yang mempelajari game tanpa meteran, pukulan, serta bentuk resmi yang tertib.

Fusi jazz- rock timbul pada akhir 1960- an serta dini 1970- an, mencampurkan improvisasi jazz dengan irama nada rock, instrumen listrik, serta suara pentas yang amat diperkuat. Pada dini 1980- an, wujud menguntungkan jazz fusion yang diucap smooth jazz jadi berhasil, mengakulasi pancaran radio yang penting. Style serta jenis lain berlimpah di tahun 2000- an, semacam jazz Latin serta Afro- Kuba.

Etimologi serta definisi

Asal ide tutur jazz sudah menciptakan banyak riset, serta sejarahnya didokumentasikan dengan bagus. Perihal ini dipercayai terpaut dengan jasm, sebutan slang yang berawal dari tahun 1860 yang berarti” pep, tenaga”. Memo tercatat sangat dini dari tutur itu merupakan dalam postingan tahun 1912 di Los Angeles Times di mana seseorang pelempar bisbol aliansi kecil melukiskan suatu lontaran yang ia ucap” bola jazz”” sebab itu berayun serta Kamu tidak dapat melaksanakan apa- apa dengannya”.

Pemakaian tutur dalam kondisi nada didokumentasikan pada dini 1915 di Chicago Daily Mimbar. Pemakaian awal yang didokumentasikan dalam kondisi nada di New Orleans merupakan pada 14 November 1916, postingan Times- Picayune mengenai” jaket bands”.

Dalam suatu tanya jawab dengan National Public Radio, musisi Eubie Blake menawarkan ingatannya mengenai konotasi slang dari sebutan itu, dengan berkata:” Kala Broadway mengambilnya, mereka menyebutnya JAZ- Z. Itu tidak diucap itu. Itu dieja JAS- S. Itu kotor, serta bila Kamu ketahui apa itu, Kamu tidak hendak mengatakannya di depan perempuan.” American Dialect Society menamakannya Word of the 20th Century.

Jazz susah buat didefinisikan sebab melingkupi bermacam berbagai nada yang melingkupi rentang waktu lebih dari 100 tahun, dari ragtime sampai fusi yang diresapi rock. Usaha sudah dicoba buat mendeskripsikan jazz dari perspektif adat- istiadat nada yang lain, semacam asal usul nada Eropa ataupun nada Afrika.

Namun komentator Joachim- Ernst Berendt beranggapan kalau kerangka referensi serta definisinya wajib lebih besar, mendeskripsikan jazz selaku” wujud seni nada yang berawal dari Amerika Sindikat lewat peperangan orang Negro dengan nada Eropa” serta berargumen kalau itu berlainan dari nada Eropa sebab jazz mempunyai” ikatan spesial dengan durasi yang didefinisikan selaku buaian”.

Jazz mengaitkan” keserentakan serta gairah penciptaan nada di mana improvisasi memainkan kedudukan” serta bermuatan” sonoritas serta metode pernyataan yang memantulkan kepribadian musisi jazz yang tampak”. Bagi Robert Christgau,” mayoritas dari kita hendak berkata kalau menghasilkan arti sembari membebaskan merupakan akar serta akad jazz”.

Arti yang lebih besar yang melingkupi masa yang berlainan dari jazz sudah diusulkan oleh Travis Jackson:” itu merupakan nada yang melingkupi mutu semacam buaian, improvisasi, interaksi golongan, meningkatkan suara orang, serta terbuka buat mungkin nada yang berlainan”.

Krin Gibbard beranggapan kalau” jazz merupakan suatu arsitektur” yang menunjuk” beberapa nada dengan lumayan banyak kecocokan buat dimengerti selaku bagian dari adat- istiadat yang koheren”. Berlainan dengan kritikus yang beranggapan buat dikecualikan tipe jazz, musisi sering- kali sungkan mendeskripsikan nada yang mereka mainkan. Duke Ellington, salah satu figur jazz sangat populer, mengatakan,” Ini seluruh nada.” Bagian serta masalah

Improvisasi

Walaupun jazz dikira susah buat didefinisikan, beberapa sebab memiliki banyak subgenre, improvisasi merupakan salah satu bagian penentunya. Sentralitas improvisasi berhubungan dengan akibat wujud nada tadinya semacam blues, sesuatu wujud nada orang yang timbul beberapa dari lagu- lagu kegiatan serta jeritan alun- alun budak Afrika- Amerika di perkebunan. Lagu- lagu kegiatan ini umumnya tertata di dekat pola panggilan serta jawaban yang kesekian, namun nada blues dini pula improvisasi.

Pementasan nada klasik lebih ditaksir dari ketepatannya kepada angka nada, dengan sedikit atensi diserahkan pada pemahaman, ornamentasi, serta arak- arakan. Tujuan player klasik merupakan memainkan aransemen semacam yang ditulis. Kebalikannya, jazz kerap dicirikan oleh produk interaksi serta kerja sama, menaruh angka yang lebih kecil pada partisipasi komposer, bila terdapat, serta lebih pada player.

Player jazz menafsirkan suatu lagu dengan cara perseorangan, tidak sempat memainkan aransemen yang serupa 2 kali. Terkait pada atmosfer batin player, pengalaman, serta interaksi dengan badan band ataupun pemirsa, player bisa mengganti melodi, keseimbangan, serta ciri durasi.

Di dini Dixieland, nama lain jazz New Orleans, para player bergiliran memainkan melodi serta mengimprovisasi anti melodi. Di masa swing tahun 1920- an–40- an, big band lebih memercayakan komposisi yang ditulis ataupun dipelajari dengan kuping serta dihafal.

Solois berimprovisasi dalam pengaturan ini. Di masa bebop tahun 1940- an, band besar berikan jalur pada golongan kecil serta komposisi minimun di mana melodi diklaim dengan cara pendek di dini serta beberapa besar bagian diimprovisasi. Modal jazz meninggalkan progresi akord buat membolehkan musisi berimprovisasi lebih banyak lagi.

Dalam banyak wujud jazz, seseorang solois dibantu oleh bagian irama dari satu ataupun lebih instrumen akor( piano, gitar), double bass, serta drum. Bagian irama memainkan akord serta irama yang menguraikan bentuk aransemen serta memenuhi solois. Dalam avant- garde serta jazz leluasa, pembelahan solois serta band dikurangi, serta terdapat sertifikat, ataupun apalagi persyaratan, buat meninggalkan akord, tangga bunyi, serta m.

Tradisionalisme

Semenjak timbulnya bebop, bentuk- bentuk jazz yang mengarah menguntungkan ataupun dipengaruhi oleh nada terkenal sudah dikritik. Bagi Bruce Johnson, senantiasa terdapat” ketegangan antara jazz selaku nada menguntungkan serta wujud seni”.

Penggemar jazz konvensional sudah menyangkal bebop, jazz free, serta jazz fusion selaku wujud penghinaan serta pengkhianatan. Pemikiran pengganti merupakan kalau jazz bisa meresap serta mengganti style nada yang beraneka ragam. Dengan menjauhi invensi norma, jazz membolehkan timbulnya style avant- garde.

Jazz serta balapan

Untuk sebagian orang Afrika- Amerika, jazz sudah menarik atensi pada partisipasi Afrika- Amerika kepada adat serta asal usul. Untuk yang lain, jazz merupakan pengingat dari” warga yang menindas serta rasis serta pemisahan pada visi berseni mereka”.

Amiri Baraka beranggapan kalau terdapat jenis” jazz putih” yang mengekspresikan keputihan. Musisi jazz putih timbul di midwest serta di wilayah lain di semua AS Papa Jack Laine, yang melaksanakan band Reliance di New Orleans pada tahun 1910- an, diucap” ayah jazz putih”.

The Original Dixieland Jazz Band, yang anggotanya berkulit putih, merupakan tim jazz awal yang merekam, serta Bix Beiderbecke merupakan salah satu solois jazz sangat muncul di tahun 1920- an. Chicago Gaya dibesarkan oleh musisi kulit putih semacam Eddie Condon, Bud Freeman, Jimmy McPartland, serta Dave Tough.

Yang lain dari Chicago semacam Benny Goodman serta Gene Krupa jadi badan penting buaian sepanjang tahun 1930- an. Banyak band tercantum musisi gelap serta putih. Musisi ini menolong mengganti tindakan kepada suku bangsa di AS.

Kedudukan wanita

Biduan serta komposer jazz perempuan sudah berkontribusi pada jazz sejauh sejarahnya. Walaupun Betty Menyewa, Ella Fitzgerald, Adelaide Hall, Billie Holiday, Abbey Lincoln, Anita ODay, Dinah Washington, serta Ethel Waters diketahui sebab kemampuan bunyi mereka,

yang kurang diketahui merupakan atasan band, komposer, serta instrumentalis semacam pianis Lil Hardin Armstrong, player terompet Valaida Snow, serta pengarang lagu Irene Higginbotham serta Dorothy Fields. Perempuan mulai memainkan instrumen jazz pada dini 1920- an, menemukan pengakuan spesial pada piano.

Baca Juga : 10 Komposer Musik Klasik yang Perlu Diketahui

Kala musisi jazz pria direkrut sepanjang Perang Bumi II, banyak band wanita mengambil alih mereka. The International Sweethearts of Rhythm, yang dibuat pada tahun 1937, merupakan band terkenal yang jadi band terstruktur perempuan awal di AS serta yang awal melaksanakan ekspedisi dengan USO, rekreasi Eropa pada tahun 1945.

Perempuan merupakan badan band besar Woody Herman serta Gerald Wilson. Mulai tahun 1950- an, banyak instrumentalis jazz perempuan yang muncul, sebagian menjaga pekerjaan yang jauh. Sebagian improvisasi, komposer, serta atasan band yang sangat khas dalam jazz merupakan perempuan.

Trombonis Melba Liston diakui selaku player cula perempuan awal yang bertugas di band- band besar serta membuat akibat jelas pada jazz, tidak cuma selaku musisi namun pula selaku komposer serta arranger yang disegani, paling utama lewat kolaborasinya dengan Randy Weston dari akhir 1950- an merambah tahun 1990- an

Asal ide serta asal usul awal

Jazz berawal dari akhir era ke- 19 sampai dini era ke- 20 selaku pemahaman nada klasik Amerika serta Eropa yang terangkai dengan lagu- lagu orang Afrika serta budak dan akibat adat Afrika Barat. Aransemen serta gayanya sudah berganti berulang kali sepanjang bertahun- tahun dengan pemahaman serta improvisasi individu tiap- tiap player, yang pula ialah salah satu energi raih terbanyak jenis ini.

Sensibilitas nada Afrika serta Eropa yang dicampur

Pada era ke- 18, budak di wilayah New Orleans terkumpul dengan cara sosial di pasar spesial, di wilayah yang setelah itu diketahui selaku Alun- alun Kongo, populer dengan gaya tari Afrikanya.

Pada tahun 1866, perdagangan budak Atlantik sudah bawa nyaris 400. 000 orang Afrika ke Amerika Utara. Para budak beberapa besar tiba dari Afrika Barat serta ngarai Bengawan Kongo yang lebih besar serta bawa adat- istiadat nada yang kokoh bersama mereka. Adat- istiadat Afrika paling utama memakai melodi satu baris serta pola panggilan serta jawaban, serta irama mempunyai bentuk kontra- metrik serta memantulkan pola ucapan Afrika.

Suatu memo tahun 1885 berkata kalau mereka membuat nada abnormal( Kreol) pada alterasi instrumen yang serupa anehnya—papan mencuci, kolam mencuci, guci, kotak yang dipukul dengan gayung ataupun tulang serta drum yang terbuat dengan meregangkan kulit di atas tong aci.

Pergelaran elegan dengan gaya tari berplatform Afrika sampai drum diselenggarakan pada hari Minggu di Place Congo, ataupun Congo Square, di New Orleans sampai 1843.

Terdapat memo asal usul pertemuan nada serta tari lain di tempat lain di Amerika Sindikat bagian selatan. Robert Palmer mengatakan mengenai nada budak perkusi:

Umumnya nada semacam itu berhubungan dengan pergelaran tahunan, kala panen tahun itu dipanen serta sebagian hari disisihkan buat keramaian. Hingga akhir tahun 1861, seseorang orang dagang di Carolina Utara memandang bedaya menggunakan kostum yang melingkupi riasan kepala bercula serta akhir lembu serta mengikuti nada yang diadakan oleh “gumbo box” yang dilapisi kulit biri- biri, kelihatannya suatu bingkai drum; segitiga serta tulang rahang memenuhi perkusi bonus.

Terdapat sebagian[catatan] dari negeri bagian tenggara serta Louisiana yang berawal dari rentang waktu 1820- 1850. Sebagian penduduk Muara sungai[Mississippi] sangat dini tiba dari dekat New Orleans, di mana game drum tidak sempat dilarang dengan cara aktif buat durasi yang lama serta drum ciptaan sendiri dipakai buat mendampingi gaya tari khalayak hingga pecahnya Perang Kerabat.

Akibat lain tiba dari style serasi lagu pujian gereja, yang sudah dipelajari oleh budak kulit gelap serta dimasukkan ke dalam nada mereka sendiri selaku kebatinan. Asal- usul blues tidak didokumentasikan, walaupun mereka bisa diamati selaku kawan kerja sekuler dari kebatinan.

Tetapi, semacam yang ditunjukkan Gerhard Kubik, sebaliknya kebatinan merupakan homofonik, nada blues pedesaan serta jazz dini” beberapa besar didasarkan pada rancangan heterofoni.” Sepanjang dini era ke- 19, terus menjadi banyak musisi kulit gelap berlatih memainkan instrumen Eropa, paling utama biola, yang mereka maanfaatkan buat memparodikan nada tarian Eropa dalam gaya tari cakewalk mereka sendiri.

Pada gilirannya, penampil pementasan biduan Eropa- Amerika beraut gelap memopulerkan nada dengan cara global, mencampurkan sinkopasi dengan arak- arakan harmonik Eropa. Pada medio 1800- an, komposer kulit putih New Orleans Louis Moreau Gottschalk mengadaptasi irama serta melodi budak dari Kuba serta pulau- pulau Karibia yang lain ke dalam nada salon piano. New Orleans merupakan calo penting antara adat Afro- Karibia serta Afrika- Amerika.

Bill Laswell Musisi Terkenal Dari Amerika

Bill Laswell Musisi Terkenal Dari Amerika – William Otis Laswell (lahir 12 Februari 1955) merupakan seseorang gitaris bass Amerika, produser rekaman, serta owner merek rekaman. Ia sudah ikut serta dalam ribuan rekaman dengan banyak kolega dari semua bumi. Musiknya menarik dari style funk, nada bumi, jazz, dub, serta ambient. – trilokgurtu.net

Bill Laswell Musisi Terkenal Dari Amerika

Bagi komentator nada Chris Brazier,” Rancangan binatang piaraan Laswell merupakan nada tumbukan yang mengaitkan memadukan musisi dari area yang amat berlainan namun silih memenuhi serta memandang apa yang pergi.

” Kepercayaan dari satu merek rekaman yang dijalani oleh Laswell yang menandakan banyak dari ciptaannya merupakan” Tidak Terdapat yang Betul, Seluruhnya Diizinkan”. Walaupun band- nya bisa jadi dikreditkan dengan julukan yang serupa serta kerap menunjukkan catatan musisi yang serupa, style serta tema yang dieksplorasi di album yang berlainan bisa amat bermacam- macam.

Modul diawali selaku band nada tarian yang bising, namun setelah itu album berkonsentrasi pada hip hop, jazz, ataupun artikulasi tutur yang diucapkan oleh William S. Burroughs. Beberapa besar tipe band Praxis melibatkan gitaris Buckethead, namun mereka sudah mempelajari permutasi yang berlainan pada album.

Karier

Tahun- tahun awal

Laswell memperoleh pengalaman profesionalnya yang sangat dini selaku gitaris bass di band R&B serta funk di Detroit serta Ann Arbor, Michigan. Ia memandang pementasan yang mencampurkan jenis, semacam Iggy and the Stooges, MC5, serta Funkadelic. Ia pula dipengaruhi oleh musisi jazz John Coltrane, Albert Ayler, serta Miles Davis.

New York serta Material

Pada akhir 1970- an Laswell alih ke New York City, membenamkan dirinya di bumi nada New York yang bertumbuh cepat. Ia alih ke loteng produser Giorgio Gomelsky serta jadi bagian dari tim musisi yang hendak jadi tipe awal Material.

Baca Juga : Biografi Christopher Janney Seorang Komposer Pada Nada

Material jadi band pendukung buat Daevid Allen serta New York Gong. Band ini terdiri dari Laswell, keyboardist Michael Beinhorn, serta drummer Fred Maher. Mereka umumnya dilengkapi oleh gitaris Cliff Cultreri ataupun Robert Quine.

Ia bertugas dengan Brian Eno, Fred Frith, John Zorn, Daniel Ponce, Ginger Baker, Peter Brötzmann, Kip Hanrahan, Sonny Sharrock, serta dengan musisi in nomor wave, jenis yang mencampurkan jazz avant- garde, funk, serta punk.

Ia mengawali sanggar rekaman dengan Martin Bisi serta berjumpa Jean Karakos, owner Celluloid Records. Di dasar julukan Material Laswell jadi produser rumah de facto buat Celluloid hingga merek itu dijual pada 1980- an.

Ia merekam nada yang eksperimental, mencampurkan jazz, funk, pop, serta R&B, oleh musisi semacam Whitney Houston, Sonny Sharrock, Archie Shepp, Henry Threadgill, serta band Massacre dengan Fred Frith serta Fred Maher.

Hubungannya dengan Celluloid membolehkan perampokan pertamanya jadi” nada tumbukan”, suatu sebutan yang dilahirkan oleh pengarang Inggris Chris May dari Black Music& Jazz Review. Rekaman dengan Golden Palominos serta penciptaan album oleh Shango, Toure Kunda, serta Fela Kuti timbul di merek.

Celluloid merupakan pendukung dini hip hop, memproduksi album oleh Fab 5 Freddy, GrandMixer D. ST, Phase II, serta Afrika Bambaataa. Album World Destruction menyandingkan John Lydon dengan Afrika Bambaataa bertahun- tahun saat sebelum Aerosmith serta Run–D. Meter. C. bekerja sama dalam tipe rock atau hip hop” Walk This Way”.

Pada tahun 1982, Laswell mengeluarkan Baselines, album debut solonya. Satu tahun setelah itu, ia membuat inovasi dengan” Rockit”, suatu lagu yang ia catat bersama serta dibuat buat album Herbie Hancock, Future Shock.

Ia memainkan gitar bass serta turut menulis lagu lain di album, yang membidik ke kerja sama dengan Hancock sampai tahun 2000- an. Ia memenangkan Grammy Award buat memproduksi album Hancock selanjutnya, Sound- System.

Beliau jadi badan band Last Exit pada 1986 bersama Peter Brötzmann, Ronald Shannon Jackson, serta Sonny Sharrock. Tidak hanya dari satu album yang terbuat bersama Laswell di sanggar, band ini paling utama yang live, timbul di pementasan tanpa bimbingan. Awal kali keempat badan main bersama merupakan di atas pentas pada pementasan awal mereka.

Laswell memproduseri album buat Sly serta Robbie, Mick Jagger, Kapsul, Motorhead, Ramones, Iggy Pop serta Yoko Ono. Banyak dari band- band ini berikan Laswell peluang buat memperkerjakan kerabat kerja kerjanya buat merekam lebih banyak rekaman mainstream. Sly serta Robbie mempekerjakannya buat memproduseri album 1985 mereka Language Barrier serta album 1987 Rhythm Killers.

Melaksanakan Aksioma

Chris Blackwell, penggagas Island Records, memberinya peluang buat mengawali merek dengan sokongan Island, serta dengan begitu Axiom Records diawali pada 1990. Tidak hanya album Material yang melingkupi Sly serta Robbie, William S. Burroughs, Bootsy Collins, Wayne Shorter, serta Bernie Worrell,

beliau memproduseri serta mengeluarkan album oleh Ginger Baker, Ronald Shannon Jackson, Sonny Sharrock, Nicky Skopelitis, serta Umar Bin Hassan. Di antara album berplatform sanggar, oud Palestina serta player biola Simon Shaheen merekam album nada oleh komposer Mesir Mohammed Abdel Wahab.

Player virtuoso Gambia Foday Musa Suso merekam suatu album nada tarian dengan Kora elektriknya, serta ahli saz Turki Talip Oezkan merekam suatu album. Musisi Ahli Jajouka merekam album di dusun mereka di Pegunungan Rif. Terdapat album Mandinka serta Fulani yang direkam di lingkungan keluarga Suso di Gambia serta nada Gnawa dari Maroko.

Praxis menunjukkan gitaris Buckethead di Transmutation dengan Bootsy Collins, Bryan Mantia, Bernie Worrell, serta Afrika Baby Bam dari Jungle Brothers. Album ini mencampurkan ceruk funk serta riff heavy logam dengan banyak lagu yang ditulis bersama oleh Laswell. Band ini menelurkan rilisan lain, tidak sempat dengan line- up yang serupa, walaupun terdiri dari trio inti Laswell, Buckethead, serta Mantia.

Funkcronomicon melibatkan jalan yang diluncurkan tadinya oleh Praxis serta Skopelitis serta jalan dengan badan Parliament- Funkadelic. George Clinton, Bootsy Collins, Bernie Worrell, serta rekaman terakhir Eddie Hazel diperlihatkan dengan nyata.

Album ini tercantum DXT, Umar Bin Hassan, Abiodun Oyewole serta Torture. Laswell me- remix brosur Axiom buat Axiom Ambient, mencampurkan jalan yang kelihatannya berlainan, mengeluarkan sebagian nada buat Sample Material– International Gratis Zone, bibliotek ilustrasi buat dipakai musisi lain selaku materi.

Merek lainnya

Subharmonic, disusun oleh Laswell serta mantan Celluloid A&R Robert Soares, walaupun tidak dipunyai oleh Laswell, pada dasarnya merupakan alat transportasi buat proyeknya, beberapa besar dalam jenis ambient ataupun ambient- dub.

Merek itu melisensikan sebagian rilisan dari merek Eropa buat rilisan balik Amerika, paling utama Psychonavigation dengan Pete Namlook serta Cymatic Scan dengan Tetsu Inoue dari merek FAX kepunyaan Pete Namlook; Somnific Flux dengan Mick Harris serta Cold Summer oleh Lull dari merek Sentrax. Kolega yang lain tercantum Jonah Sharp serta Terre Thaemlitz.

Merek pula mengeluarkan album oleh Painkiller, Praxis, serta Khianat, suatu cetak biru dub ambient oleh Laswell. Sub- label yang diucap Jenjang terbuat dengan 5 luncurkan dalam bunyi dub atau noise atau ambient yang lebih eksperimental.

Tiap- tiap luncurkan ini( Death Cube K, Cypher 7, Azonic, serta 2 di dasar aliasnya Automaton) tiba dalam kotak adiratna gelap dengan julukan cetak biru serta kepala karangan album tercetak di bagian depan.

3 merek dewasa pendek yang lain terbuat sehabis runtuhnya perjanjian Subharmonic. Salah satunya merupakan Meta, yang dimaksudkan selaku merek tutur yang diucapkan. Merek kedua, Submeta, sukses 4 luncurkan saat sebelum bekuk.

Meta, dibangun dengan Janet Rienstra, cuma mengeluarkan satu album, Baptism of Solitude dengan novelis Paul Bowles membaca cuplikan dari ciptaannya lewat soundscapes oleh Laswell. Meta hendak timbul dengan cara teratur, didistribusikan oleh merek lain,

sepanjang sebagian tahun ke depan hingga kembali selaku merek kebatinan atau pendeta yang dijalani oleh Rienstra. Merek ketiga, Black Arc, merupakan merek terpaut Rykodisc yang berpusat pada” Black Rock, Cyber​​Funk, serta Future Blues”, bagi sampler.

Merek menunjukkan badan P- Funk di beberapa besar album serta mengeluarkan album oleh Bootsy Collins( dengan julukan” Zillatron”), Bernie Worrell( spesial Jepang), Mutiny( Jerome Brailey), serta Billy Bass.

Charged( 1999) oleh Eraldo Bernocchi serta Toshinori Kondo diluncurkan oleh merek Laswell, Innerythmic. Sehabis rentang waktu tidak aktif yang pendek, merek mengawali kembali pada tahun 2001, mengeluarkan sepanjang sebagian tahun selanjutnya serta album oleh Nicky Skopelitis,

Raoul Björkenheim, James Blood Ulmer, Shin Terai, serta Gonervill. Innerhythmic pula mengeluarkan rekaman live oleh Praxis serta mengeluarkan balik album Black Arc dari tahun 1990, tercantum Zillatron, The Last Poets Holy Terror serta Buddy Miles Hell& Back.

Laswell memindahkan studionya ke West Orange, New Jersey serta menyebutnya Orange Music Sound Studios. Di dasar parasut Palm, 4 album serta satu set DVD diluncurkan, tercantum album sanggar serta set 2- disc live dari Tabla Beat Science yang berfokus pada tabla virtuoso Zakir Hussain, putra Alla Rakha.

Album ini tercantum Karsh Kale, Trilok Gurtu, Ustad Baginda Khan, serta Talvin Singh. Tim ini sempat tampak di AS, Lebanon, serta Jepang. Laswell, Kale, Kahn, serta Hussain umumnya dilengkapi dengan musisi lain, antara lain Gigi, DJ Disk, Serj Tankian dari System of a Down,

Sussan Deyhim, serta bintang film Petulia Mattioli. Pada tahun 2001 Life Ruang Death diluncurkan dengan player trompet Jepang Toshinori Kondo, Laswell pada bass, gitar, serta keyboard, serta perkata oleh Dalai Lama ke- 14 yang diwawancarai oleh Kondo.

Atas permohonan Blackwell, Laswell memantau album debut biduan Ethiopia Gigi buat Palm Pictures bersama Wayne Shorter, Herbie Hancock, serta Laswell. Ia pula memproduseri Abyssinia Infinite serta Gold& Wax.

Laswell sudah melaporkan dalam tanya jawab kalau ia berjumpa dengan Miles Davis sebagian kali serta bertukar pikiran buat bertugas serupa, namun agenda yang padat jadwal membuat mereka tidak menata rekaman semacam itu saat sebelum kematian Davis. Ia me- remix sebagian nada Davis buat Panthalassa: The Music of Miles Davis 1969- 1974( Axiom, 1998).

Era terkini, merek baru

Ia memaraf kontrak dengan Sanctuary Records yang membidik pada invensi labelnya Nagual. Ia bertugas di jenis drum serta bass, diawali dengan Kasar Calling yang dikreditkan ke Bill Laswell vs. Submerged yang diluncurkan oleh Avant pada tahun 2004. Ia serta Submerged bertugas serupa lagi di The Only Way to Go is Down( 2006) dengan julukan Method of Tantangan.

Baca Juga : Sejarah Karir Produser Musik Yang Belum Kalian Ketahui

Sehabis album ini, mereka mengakulasi produser drum serta bass buat bekerja sama dengan musisi jazz. Evol Intent, Future Prophecies, serta SPL direkam dengan Buckethead, Herbie Hancock, serta Pharoah Sanders.Pada tahun 2010, Laswell menghasilkan merek Meter. O. D. Teknologi. Rilisan pertamanya merupakan album Jahbulon serta Incunabula oleh Method of Defiance serta Mesgana Ethiopia oleh Material with Gigi.

Bersamaan dengan bertepatan pada hidup di semua bumi dengan Pembunuhan, Material, Tata cara Defiance, serta Painkiller, Laswell ekspedisi ke Jepang tiap tahun buat rekaman serta bertepatan pada hidup, tercantum dengan Perputaran Tokyo.Pada bulan September 2017, Bill Laswell diwawancarai oleh webzine Informasi. Wave.Pada November 2018, beliau tampak di band Dave Douglas Uplift di London Jazz Pergelaran.

Kolaborator

Laswell kerap bertugas dengan segerombol kecil kolega. Ini tercantum bassis Jah Wobble, Jonas Hellborg, serta Bootsy Collins; gitaris Buckethead serta Nicky Skopelitis; kibordis Jeff Bova serta Bernie Worrell; perkusi Aïyb Dieng serta Karsh Kale, serta musisi dari P- Funk. Robert Musso sudah jadi chief engineer- nya sepanjang lebih dari 2 puluh tahun. Oz Fritz sesekali memuat kedudukan itu.

Fritz umumnya merupakan insinyur opsi langsung Laswell, yang diketahui dengan metode pencampuran langsung. Remix sudah dicoba buat Sting, Nine Inch Nails, Almamegretta, Scorn, Ozzy Osbourne, serta Tori Amos. Ia sudah melaksanakan banyak profesi buat Tzadik Records kepunyaan John Zorn.

Pada tahun 2005, Laswell diundang buat tampak di Soundstage seri PBS. Pementasan itu menunjukkan musisi yang sudah main dengannya sepanjang bertahun- tahun, tercantum badan Praxis serta Tabla Beat Science, Pharoah Sanders, Foday Musa Suso, Bootsy Collins, serta Catfish Collins. Laswell bertugas dengan Sony Creative Aplikasi pada bibliotek loop set kotak yang diucap The Bill Laswell Collection.

Ia pula sempat bertugas dengan Eraldo Bernocchi serta Mick Harris pada suatu cetak biru bernama Equations of Eternity, yang ialah cetak biru nada ambient yang diawali pada 1995 oleh Eraldo. Sebab anggotanya bermukim di bagian bumi yang terpisah: Mick Harris di Inggris; Bill Laswell di AS; serta Eraldo Bernocchi di Italia, cetak biru ini beberapa besar berplatform sanggar, dengan anggotanya merekam nada di negeri tiap- tiap.

Biografi Christopher Janney Seorang Komposer Pada Nada

Biografi Christopher Janney Seorang Komposer Pada Nada – Christopher Janney (lahir 1950) merupakan seseorang komposer atau bintang film atau arsitek Amerika yang diketahui sebab ciptaannya mengenai ketergantungan arsitektur serta nada. Terkadang beliau berupaya buat – trilokgurtu.net

Biografi Christopher Janney Seorang Komposer Pada Nada

membuat arsitektur lebih semacam nada semacam dalam arca suaranya yang bertajuk” Perlengkapan Nada Perkotaan” di mana” Soundstair”( tangga nada) serta” Sonic Forest” merupakan ilustrasinya.

Di lain durasi, beliau meningkatkan cetak biru pementasan yang membuat nada lebih semacam arsitektur semacam dalam seri” Nada Raga” yang melingkupi” HeartBeat”, buatan yang ditarikan oleh Mikhail Baryshnikov.

Beberapa besar profesi permanen Janney sudah berupaya buat menghasilkan” buatan suara partisipatif permanen buat ruang khalayak,” tercantum instalasi buat lapangan terbang di Dallas, Boston, Miami serta Sacramento, Atlanta serta New York City Subway.

Baca Juga : Biografi Christopher Janney

Janney sudah melaksanakan rekreasi” Sonic Forest”- nya di AS serta Eropa di pergelaran nada besar tercantum Bonnaroo serta Coachella dan Glastonbury serta Hyde Park Calling di Inggris.

Pada tahun 2014, Janney membuat konser malam di Gramercy Theater atau NYC bertajuk” Exploring the Hidden Music.” Ia menghasilkan tipe terkini dari” Cetak biru Nada Visual”,” HeartBeat”, serta instalasi suara quadraphonic- nya,” CyberMonks.”

Player bonus tercantum bassis atau produser Bill Laswell( B. Eno, D. Byrne, H. Hancock), player perkusi Sheila E.( Santana, Prince), tabla atau drummer Trilok Gurtu( J. Zawinul, J. McLaughlin), biduan Lynn Mabry( Mempelai Funkenstein), Dave Revels( Bujukan) serta koreograf Sara Rudner( Twyla Tharp Dance).

Suatu novel mengenai ciptaannya, bertajuk Architecture of the Air diluncurkan pada Februari 2007. Ia dikala ini bermukim di Lexington, Massachusetts.

Biografi

Janney dibesarkan di Washington, D. C.. Ia menyambut titel B. A. titel( 1973, magna cum laude) dari Universitas Princeton( di mana beliau berlatih dengan Michael Graves, James Seawright serta Rosalind Krauss). Sehabis lolos, beliau berlatih perkusi serta nada di

Dalcroze School of Music (amati Eurhythmics) serta Mannes College of Music di New York, menunjukkan jazz serta bertugas dengan bermacam bintang film serta industri tari( tercantum Merce Cunningham Dance serta Sara Rudner 18th St. Company, Jack Youngerman, Claes Oldenburg).

Beliau menyambut titel MS( 1978) dalam Seni Area di Institut Teknologi Massachusetts; tesisnya( di dasar Otto Piene) bertajuk SOUNDSTAIR: Watak Area atau Seni Partisipatif.

Dikala pula jadi Kawan Periset di MIT, Janney meningkatkan sanggar multi- media kepunyaannya sendiri, PhenomenArts, Inc., pada tahun 1980, mencampurkan minatnya dalam nada serta arsitektur. Ia sudah

menghasilkan banyak instalasi serta pementasan suara atau sinar interaktif permanen, tercantum Harmonic Runway di Lapangan terbang Miami serta REACH: NY, 34th St. Subway di New York, HeartBeat: mb with Sara Rudner serta Mikhail Baryshnikov, serta” Soundstair”( tangga nada), yang terkini di Rumah Sakit Anak Boston.

Janney berikan kuliah dengan cara besar mengenai ciptaannya. Ia sudah jadi guru besar pengunjung di The Cooper Union School of Architecture serta Pratt Institute School of Architecture, di mana ia sudah membimbing seminarnya” Sound as a Visual Biasa”.

Ia dikala ini berprofesi selaku Delegasi Kepala negara Institute for Performance Sculpture, Inc. serta Kepala negara atau Ketua Berseni buat PhenomenArts, Inc yang berspesialisasi dalam Seni serta Konsep Area dengan sanggar di Lexington, MA serta London, Inggris.

Perlengkapan nada perkotaan

Christopher Janney sudah menghasilkan beberapa instalasi sedangkan serta permanen di AS serta Eropa bertajuk“ Urban Musical Instruments.” Ilustrasi baik dari buatan ini merupakan” Sonic Forest” yang terdiri dari kolom aluminium silinder berdiameter 8 kaki dengan besar 10″, ditempatkan dalam pola spesial posisi.

Tiap kolom bermuatan serangkaian pemeriksaan gambar, speaker audio, lampu runjung LED, serta star- strobe Dengan berjalan di antara serta memegang kolom, orang mengakibatkan pemeriksaan gambar, mengaktifkan sinar serta” angka suara” bunyi melodi, suara area, serta bacaan yang senantiasa berganti.

” Soundstair”- Sebuah instalasi sinar atau suara interaktif spesial web sudah melaksanakan rekreasi ke semua AS serta Eropa semenjak tahun 1980. SoundStair: Watak Area atau Seni Partisipatif. Instalasi asli, disertasi MIT- nya, Soundstair© 1978 merupakan bagian permanen di Museum Ilmu Boston.

Museum of Science( Boston)

Museum of Science( MoS) merupakan museum ilmu serta ladang fauna dalam ruangan di Boston, Massachusetts, yang terdapat di Science Park, sebidang tanah yang menghampar di Bengawan Charles. Bersama dengan lebih dari 700 demonstrasi interaktif, museum ini menunjukkan beberapa pengajuan langsung di semua bangunan tiap hari, bersama dengan pementasan di

Planetarium Charles Hayden serta Mugar Omni Theatre, salah satunya layar IMAX berkubah di New England. Museum ini pula ialah badan terakreditasi dari Federasi Ladang Fauna serta Akuarium( AZA) serta ialah rumah untuk lebih dari 100 binatang, banyak di antara lain sudah diselamatkan serta direhabilitasi.

Sejarah

Asal serta tahun- tahun awal

Museum ini diawali selaku Boston Society of Alami History pada tahun 1830, dibuat oleh sekumpulan laki- laki yang mau memberi atensi objektif. Pertemuan awal mereka diadakan pada bertepatan pada 9 Februari 1830 dengan 7 badan asli yang muncul: Walter Channing, Benjamin D. Greene, George Hayward, John Ware, Edward Brooks, Amos Binney, serta George B. Emerson.

Itu lebih kerap diucap Museum Asal usul Alam Boston pada era ke- 19, serta julukan ini kerap timbul dalam kesusastraan. Pada tahun 1862, sehabis warga melampaui sebagian sarana sedangkan, suatu gedung dibentuk di wilayah Teluk Balik kota serta dinamai” Museum Asal usul Alam New England.”

Baca Juga : 10 Komposer Musik Klasik yang Perlu Diketahui

Museum ini terdapat di sisi Bangunan Rogers asli dari Institut Teknologi Massachusetts( MIT), serta kedua bentuk neoklasik didesain oleh William Gram. Preston. Gedung MIT asli dihancurkan pada tahun 1939, namun gedung Museum Asal usul Alam bertahan sampai hari ini, selaku dekorasi perabotan rumah tangga.

Banyak buatan objektif sudah dicoba oleh warga, paling utama di dekat ilmu bumi, serta hasil dari buatan ini bisa ditemui di Prosiding Boston Society of Alami History yang saat ini ada dengan cara online dengan cara free. Suatu bibliotek serta kamar kanak- kanak ditambahkan ke museum dekat tahun 1900.

Museum ini bertukar julukan jadi Museum of Science pada tahun 1939, di dasar kepemimpinan Henry Bradford Washburn, Jr., seseorang pemanjat gunung Amerika yang populer.

Museum Asal usul Alam Boston tahun 1830 atau 1864–1945 tidak bisa disamakan dengan Museum Asal usul Alam Warren individu( 1858–1906, tadinya di Chestnut Street di Boston). Isi koleksi terakhir, tercantum mastodon utuh awal, dipindahkan ke Museum Asal usul Alam Amerika di New York City pada tahun 1906.

Museum Dahulu serta Saat ini, suatu demonstrasi artefak dari tahun- tahun dini warga, terdapat di dekat pintu masuk Blue Wing lantai 2 Pentas Listrik di museum hari ini.

Era depan

Eksogitasi Archimedean pada tahun 2014

Mulai tahun 2013, Museum Ilmu sudah hadapi penyempuraan megah buat tingkatkan bentuk raga serta meningkatkan konten pembelajaran terkini. Kampanye senilai$250 juta ini hendak tingkatkan nyaris separuh dari

Auditorium Demonstrasi dari tahun 2012, serta membuka 3 demonstrasi besar terkini: Auditorium Kehidupan Orang, Galeri Yawkey di Bengawan Charles, serta Apa Itu Teknologi? Auditorium Kehidupan Orang dibuka pada November 2013 di Green Wing Tingkat 2 yang terkini diperluas, serta berpusat pada hayati orang.

Arca kinetik audio Archimedean Excogitation sudah dipindahkan ke atrium buat membuka jalur untuk demonstrasi terkini di lobi dasar yang diucap Galeri Yawkey di Bengawan Charles.

Demonstrasi ini dibuka pada tahun 2016, menghasilkan kata kepala terkini ke museum dengan panorama alam Bengawan Charles serta alam Boston- Cambridge yang lebih bagus.

Pada 18 Oktober 2016, mantan walikota New York City Michael Bloomberg mengatakan kalau yayasannya, Bloomberg Philanthropies, mengamalkan$50 juta ke museum, hadiah terbanyak dalam 186 tahun asal usul institusi itu.

Museum pula membuka demonstrasi terkini bernama Wicked Smart: Invented in the Hub yang bermuatan data mengenai teknologi terkini, paling utama yang terbuat di dalam ataupun di dekat area Boston. Demonstrasi terkini ini pula bermuatan sebagian aktivitas interaktif tercantum bangku cakra yang bisa diduduki wisatawan dan Xbox Kinect serta proyektor.

Posisi permanen Soundstair yang lain( tangga nada):

  • “ Soundstair: Minnesota”- Museum Ilmu Minnesota, St. Paul, MN
  • “ Soundstair: Macon”- Museum Seni serta Ilmu Macon, Macon, GA
  • “ Tangga Suara: Charleston”- Akuarium Carolina Selatan, Charleston, SC
  • ” Soundstair: CHB”- Rumah Sakit Anak Boston, Boston, MA

Cetak biru besar lainnya

  • ” Runway Harmonic”- Lapangan terbang Miami, 1995
  • ” REACH: New York”- 34th St. Subway, New York, NY, 1997
  • ” Turn Up The Heat”- Kediaman angka interaktif buat Miami Arena, Miami, FL, 2000
  • ” Rumah Merupakan Perlengkapan Nada,” Kona, Hawaii, 2000
  • ” Whistle Grove: Tugu Kapal Uap Nasional,” Cincinnati, OH, 2002
  • ” Konvergensi Harmonik”- Lapangan terbang Miami, 2011
  • ” Fugue Harmonic”- Hendrix College, Conway, Arkansas, 2011
  • ” Sonic Fireflies”- REVEL Resorts, Atlantic City, NJ, 2012
  • ” Gelombang Sinar: Atlanta” Lapangan terbang Atlanta, Atlanta, GA, 2012

Enam Pelajaran Berharga dari Musisi Jazz, Christopher Janney, Bagi Pemain Judi Slot Online

Musisi Jazz, Christopher Janney

Satu lagi musisi jazz legendaris yang menginspirasi banyak orang, Christoper Janney. Dari kisah yang dimiliki dan karya yang dihasilkan, Christopher Janney hasilkan begitu banyak inspirasi dan pencapaian. Setidaknya ada enam pelajaran berharga yang bisa dipelajari orang orang, khususnya pemain judi slot online, dari sang legenda jazz, Christopher Janney.

Pelajaran pertama yang bisa dipelajari oleh pemain judi slot dari kisah musisi jazz, Christopher Janney adalah pendidikan formal itu tetap diperlukan setiap orang. Banyak orang menganggap bahwa kesuksesan dalam berkarir memberi pilihan pada seseorang untuk tidak mengikuti pendidikan formal. Berbeda, Janney membuktikan melalui kisahnya bahwa ia tetap ikuti pendidikan formal di Princeton University. Dengan berkuliah, ia dapat kembangkan ilmu bermusik yang ia miliki di dunia jazz.

Tumbuh di Washington, D.C., Janney berhasil meraih gelar magna cum laude dari universitas tempat ia berkuliah, Princeston University, pada tahun 1973. Di kampus yang sama, Janney bertemu dengan beberapa musisi ternama yang pada akhirnya ikut sukses antara lain Rosalind Krauss, James Seawright, dan Michael Graves. Bagi pemain judi yang ingin sukses berkarir di judi, pendidikan formal tetap harus diikuti; siapa tahu hal tersebut bisa bantu kembangkan keahlian dalam bermain judi nantinya.

Pelajaran kedua yang bisa dipelajari oleh pemain judi dari kisah musisi jazz, Christopher Janney adalah belajar merupakan kegiatan seumur hidup yang akan dilalui oleh setiap orang. Meski beberapa orang enggan untuk belajar, namu tidak bagi Janney. Setelah dinyatakan lulus dari Princeton University, ia terus melanjutkan studinya dengan belajar perkusi dan musik di dua tempat sekaligus, Sekolah Musik Mannes College di New York dan Sekolah Musik Dalcroze. Di keduanya, ia menekuni aliran seni musik jazz yang kini melambungkan namanya di dunia musik internasional.

Janney terus mempelajari banyak hal selepas dari Princeton University di kedua tempat tersebut. Ia sadar bahwa masih ada banyak hal yang bisa ia pelajari, khususnya dlam musik jazz. Sembari belajar, ia bekerja dengan banyak seniman ternama dan beberapa kelompok tari ternama saat itu antara lain Claes Oldenburg, dan Jack Youngerman. Belajar judi pun sama; ini adalah proses seumur hidup seiring dengan berkembangnya permainan. Pemain judi yang rajin belajar dan bermain pasti akan lebih mudah menghasilkan keuntungan dalam berjudi.

Baca juga : Biografi Christopher Janney

Pelajaran ketiga yang bisa dipelajari oleh pemain judi dari kisah musisi jazz, Christopher Janney adalah keberhasilan seseorang dalam berkarir bisa membawa kemujuran dalam hidup. Salah satu kemujuran hidup yang dialami Christopher Jenney dalam sepak terjangnya berkarir di dunia musik jazz adalah saat ia dipertemukan dengan begitu banyak orang luar biasa, baik itu semasa kuliah di Princeston University, maupun saat berkuliah di dua tempat sekaligus, Sekolah Musik Dalcroze dan Sekolah Musik Mannes College yang berada di New York.

Sebut saja, James Seawright, Michael Graves, dan Rosalind Krauss. Secara tidak sengaja, Janney bertemu dengan ketiga orang hebat tersebut semasa berkuliah di Princeston University. Lain cerita, dirinya juga bisa bertemu dengan banyak seniman hebat semasa melanjutkan studi, seperti Jack Youngerman, dan Claes Oldenburg. Bila sukses dalam berjudi, pemain bisa mendapatkan banyak kemujuran dalam hidup seperti kebebasan finansial dan hal lain yang memudahkan urusan sehari hari.

Pemain Judi Online Belajar Bahwa Menggabungkan Minat dan Pekerjaan Bisa Jadi Menyenangkan
Pelajaran keempat yang bisa dipelajari oleh pemain judi dari kisah musisi jazz, Christopher Janney adalah menggabungkan minat dan pekerjaan bisa jadi menyenangkan. Beberapa orang memberi garis pemisah yang jelas antara hobi dan pekerjaan, padahal keduanya bisa digabungkan apabila tahu caranya. Janney memang bekerja di dunia musik jazz karena memang itu pekerjaan yang ia gemari, namun diam diam ia memiliki minat terhadap dunia arsitek yang tentu bertolak belakang dengan dunia musik.

Musisi Jazz, Christopher Janney

Hal tersebut lantas tak menghalanginya untuk berkarir. Sembari melakukan penelitian di MIT, ia mengembangkan studio multi media miliknya bernama PhenomenArts, Inc, pada tahun 1980. Ia berhasil gabungkan pekerjaannya di dunia musik dan minatnya di dunia arsitek. Dari tempta itu, iab heriasl menciptakan banyak karya yang kemudian dikenal oleh masyarakat luas. Pemain judi yang punya minat di industri lain bisa juga gabungkan kerja judi dan minatnya. Hal itu lebih menyenangkan sebab bisa meraih dua hal sekaligus dalam satu waktu.

Pelajaran kelima yang bisa dipelajari oleh pemain judi slot dari kisah musisi jazz, Christopher Janney adalah semakin besar kemampuan yang dimiliki, semakin besar tanggung jawab yang akan diemban. Christopher Janney dikenal sebagai salah satu seniman jazz paling berpengaruh di dunia. Hal ini pun tampak dari keikut sertaanya pada berbagai macam organisasi ataupun institusi yang bergerak di bidang seni, seperti saat ini, dirinya menjabat sebagai Wakil Presiden dari Institute for Performance Sculpture, Inc.

Tidak hanya itu, Janney juga menjadi direktur artistic sekaligus presiden dari PhenomenArts, Inc, perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 1980. Semakin besar ia kepakkan sayap dalam berkarir, semakin besar tanggung jawab yang ia emban untuk membagikan talenta yang ia miliki. Pemain judi yang sudah berhasil dalam berjudi pun sama; ada rasa tanggung jawab untuk membagikan ilmu yang dipelajari pada mereka yang masih pemain baru; berbagi ilmu bisa lewat forum diskusi maupun bercerita tatap muka.

Baca juga : Menginspirasi Pemain di Agen Slot, Ini Dia Kisah Reverend Gary Devis yang Mengagumkan

Pelajaran keenam yang bisa dipelajari oleh pemain judi dari kisah musisi jazz, Christopher Janney adalah setiap orang bisa menghasilkan karya di bidang apapun yang ia geluti saat ini. Christopher Janney adalah musisi di dunia jazz, dimana ia telah menyumbang berbagia macam mahakarya yang telah diapresiasi oleh penikmat seni dunai, termasuk ketika ia membangun “Sonic Forest” yang dikenal engan kecanggihan sensor foto, pengeras suara, dan lampu LED yang megah.

Pencapaian ini tentu merupakan salah satu karya luar biasa yang dihasilkan oleh Janney. Hal ini tentu juga bisa diraih oleh semua orang yang benar benar mau berusaha. Mulai dari kisahnya berkuliah di Princeston University dan lanjut ke dua tempat sekaligus, ia buktikan bahwa tiap orang bisa hasilkan karya di bidang masing masing. Sebagai pemain judi, menggeluti karir di dunia judi saja tidak cukup. Pemain bisa hasilkan suatu karya lewat kemampuannya berjudi, dan nantinya bisa bantu pemai nlain untuk belajar bermain judi slot dengan lebih baik.

Ada banyak pelajaran berharga yang bisa dipelajari oleh pemain judi slot dari kisah musisi jazz, Christopher Janney. Pelajaran tersebut antara lain pendidikan formal itu penting, belajar adalah kegiatan seumur hidup, karir bisa bawa kemujuran, minat dan pekerjaan bisa disatukan, kemampuan berbanding lurus dengan tanggung jawab, dan tiap orang bisa membuat karya di bidang masing masing.

 

Biografi Christopher Janney

Biografi Christopher Janney

Biografi Christopher Janney – Christopher Janney (lahir 1950) adalah seorang komposer / artis / arsitek Amerika yang dikenal karena karyanya tentang keterkaitan antara arsitektur dan musik. Kadang-kadang dia mencoba untuk membuat arsitektur lebih seperti musik seperti pada patung suara berjudul “Urban Musical Instruments” di mana “Soundstair” (tangga musik) dan “Sonic Forest” adalah contohnya. Di lain waktu, ia mengembangkan proyek pertunjukan yang membuat musik lebih menyerupai arsitektur seperti dalam serial “Musik Fisik” yang mencakup “HeartBeat,” sebuah karya yang ditarikan oleh Mikhail Baryshnikov. Banyak dari pekerjaan permanen Janney telah berusaha untuk menciptakan “soundwork partisipatif permanen untuk ruang publik,” termasuk instalasi untuk bandara di Dallas, Boston, Miami dan Sacramento, Atlanta dan Kereta Bawah Tanah Kota New York.

Biografi Christopher Janney

Biografi Christopher Janney
Youtube

trilokgurtu – Janney telah melakukan tur “Sonic Forest” di AS dan Eropa di festival musik besar termasuk Bonnaroo dan Coachella serta Glastonbury dan Hyde Park Calling di Inggris.

Pada tahun 2014, Janney membuat konser malam di Gramercy Theater / NYC berjudul “Exploring the Hidden Music.” Dia menciptakan versi baru dari “Proyek Musik Visual”, “HeartBeat”, dan instalasi suara kuadrafoniknya, “CyberMonks.” Penampil tambahan termasuk bassis / produser Bill Laswell (B. Eno, D. Byrne, H. Hancock), perkusi Sheila E. (Santana, Prince), tabla / drummer Trilok Gurtu (J.Zawinul, J. McLaughlin), penyanyi Lynn Mabry (Brides of Funkenstein), Dave Revels (Persuasions) dan koreografer Sara Rudner (Twyla Tharp Dance). Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi janneysound.com.

Baca juga : Chick Corea Legenda Musik Jazz Telah Meninggal Dunia

Sebuah buku tentang karyanya, berjudul Architecture of the Air dirilis pada Februari 2007.  Janney dibesarkan di Washington, D.C .. Dia menerima gelar B.A. gelar (1973, magna cum laude) dari Universitas Princeton (di mana dia belajar dengan Michael Graves, James Seawright dan Rosalind Krauss). Setelah lulus, ia belajar perkusi dan musik di Dalcroze School of Music (lihat Eurhythmics) dan Mannes College of Music di New York, menampilkan jazz dan bekerja dengan berbagai artis dan grup tari (termasuk Merce Cunningham Dance dan Sara Rudner 18th St. Company, Jack Youngerman, Claes Oldenburg).

Dia menerima MS (1978) dalam Seni Lingkungan di Institut Teknologi Massachusetts; Tesisnya (di bawah Otto Piene) berjudul SOUNDSTAIR: The Nature of Environmental / Partisipatory Art.

Saat juga menjadi Research Fellow di MIT, Janney mengembangkan studio multi-medianya sendiri, PhenomenArts, Inc., pada tahun 1980, menggabungkan minatnya dalam musik dan arsitektur. Dia telah menciptakan banyak instalasi dan pertunjukan suara / cahaya interaktif permanen, termasuk Harmonic Runway di Miami Airport dan REACH: NY, 34th St. Subway di New York, HeartBeat: mb dengan Sara Rudner dan Mikhail Baryshnikov, dan “Soundstair” (tangga musik ), terakhir di Rumah Sakit Anak Boston.

Baca juga : Kenangan Oasis Gelar Konser Bertajuk Be Here Now World Tour

Dia dianugerahi Gryorgy Kepes Price dari MIT (1986), “Sound Designer of the Year,” oleh LDI / Theatre Arts Magazine (1985) dan Edison Award dari General Electric untuk Inovasi dalam Desain (1996).

Karyanya telah diprofilkan di CBS Sunday Morning, HGTV, Catatan Arsitektur, Majalah Metropolis, The New York Times, dalam film dokumenter pemenang penghargaan 30 menit berjudul “Drum of Time” dan, yang terbaru “What Is A Heart?” Disutradarai oleh Ted Bogosian.

Janney memberi kuliah luas tentang karyanya. Dia telah menjadi profesor tamu di Sekolah Arsitektur Cooper Union dan Sekolah Arsitektur Pratt Institute, di mana dia mengajar seminar “Suara sebagai Media Visual”.

Dia saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden untuk Institute for Performance Sculpture, Inc. dan Presiden / Direktur Artistik untuk PhenomenArts, Inc yang berspesialisasi dalam Seni dan Desain Lingkungan dengan studio di Lexington, MA dan London, Inggris.

Situs web Christopher Janney- www.janneysound.com – memberikan informasi tentang di mana menemukan acara terbaru.

Christopher Janney telah membuat sejumlah instalasi sementara dan permanen di AS dan Eropa berjudul “Instrumen Musik Urban”. Contoh bagus dari pekerjaan ini adalah “Hutan Sonic” yang terdiri dari kolom aluminium silinder berdiameter 8 kaki kali 10 “, ditempatkan dalam pola spesifik lokasi. Setiap kolom berisi serangkaian sensor foto, speaker audio, lampu kerucut LED dan star-strobe. Dengan berjalan di antara dan menyentuh kolom, orang-orang memicu sensor foto, mengaktifkan cahaya dan “skor suara” nada melodi, suara lingkungan, dan teks yang selalu berubah.

Terkadang, Sonic Forest akan tampil sendiri dengan “hantu”. Seluruh instalasi akan membunyikan waktu dalam sehari setiap jam atau dipicu secara acak untuk interval pendek ketika tidak ada yang melewatinya. Untuk memberikan tingkat interaksi tambahan, karya tersebut sering kali menyertakan “teka-teki”, yang ditulis di permukaan terdekat. Jawaban dari teka-teki tersebut adalah jalur khusus melalui kolom. Ikuti jalannya dan Sonic Forest akan menanggapinya dengan “tariannya sendiri”.

“Hutan Sonic ‘Christopher Janney yang benar-benar membuat putaran di festival menawarkan kejutan aural dan visual yang berkelanjutan bagi mereka yang memiliki keingintahuan yang sehat. Ini memberikan penyampaian yang benar-benar unik dari konsep sekali seni tinggi dari potongan acak interaktif yang akan membuat Marcel Duchamp bangga. ”- URB.COM

“Sonic Forest adalah hal terhebat yang pernah ada,” kata komedian Aziz Ansari pada lagu album 2009-nya “Bonnaroo.”

“Soundstair” -Instalasi cahaya / suara interaktif khusus lokasi telah melakukan tur di seluruh AS dan Eropa sejak 1980. Terdiri dari sensor foto-listrik yang ditempatkan satu per langkah, komputer dan sistem suara, pekerjaan telah dipasang sementara pada yang ada tangga (Tangga Spanyol- Roma, Italia; Museum Seni Metropolitan- New York, NY) dan mengubah ruang menjadi “lingkungan suara” yang kreatif dan menyenangkan yang terdiri dari instrumen melodi dan suara lingkungan.

Perayaan Louisiana: Christopher Janney menciptakan karya pertunjukan untuk Museum Seni & Sains Louisiana

Museum Seni & Sains Louisiana dan Rumah Sakit Anak-anak Our Lady of the Lake akan mempersembahkan “Exploring the Hidden Music: LASM,” sebuah pertunjukan multimedia yang imersif yang dibuat oleh seniman perintis Christopher Janney, pada tanggal 31 Januari dan 1 Februari di museum Irene W. Planetarium Pennington.

Museum, 100 S. River Road, memamerkan karya seni Janney dalam pameran tunggal, “Sound Is An Invisible Color.” Janney juga baru-baru ini merancang “Harmonic Grove: OLOLCH”, pintu masuk yang megah ke Rumah Sakit Anak-anak Our Lady of the Lake yang baru dibuka.

“Seorang seniman visual, arsitek, dan musisi, Janney menciptakan bentuk seni multisensor yang inovatif yang pernah dialami benar-benar berkesan,” kata Elizabeth Weinstein, kepala kurator dan direktur interpretasi LASM. “Konser tersebut menambahkan dimensi lain pada pengalaman ini.”

“Exploring the Hidden Music: LASM” Janney terinspirasi oleh akar musik Louisiana, yang diambil dari aspek Zydeco, Southern Gospel, south blues, dan ritme shuffle-beat yang dikombinasikan dengan instrumen dan suara elektronik. Presentasi ini juga mencakup pertunjukan tari dan cahaya.

Vokalis Quiana Lynell, pemain terompet George Bell dan artis lokal lainnya akan bergabung dengan Janney, bersama dengan musisi dari wilayah Boston.

Acara ini akan diakhiri dengan penampilan khusus “HeartBeat”, yang didedikasikan untuk Rumah Sakit Anak-anak Our Lady of the Lake yang baru. Disusun oleh Janney untuk Mikhail Baryshnikov pada tahun 1998, musisi akan tampil mengikuti detak jantung penari saat dia bergerak.

Semua hasil dari pertunjukan akan dibagi antara Program Seni & Kesehatan baru museum dan program Seni dalam Kedokteran di Rumah Sakit Anak Our Lady of the Lake.

“Program Seni & Kesehatan yang kami kembangkan di LASM adalah rangkuman sempurna dari misi kami untuk menyatukan seni dan sains,” kata Direktur Eksekutif LASM Serena Pandos. “Penelitian menunjukkan bahwa proses kreatif dapat menurunkan kadar kortisol, yang mengurangi stres dan membantu penyembuhan. Kami sangat berterima kasih kepada sponsor kami yang luar biasa karena membantu membuat pertunjukan ini menjadi kenyataan dan membantu kami mendukung seni, sains, dan penyembuhan di komunitas kami. ”

Chick Corea Legenda Musik Jazz Telah Meninggal Dunia

Chick Corea LegendaMusic Jazz Telah Meninggal Dunia – Chick Corea, musisi jazz tewas bumi pada umur 79 tahun. Saat sebelum meninggal, Corea dikabarkan menderita penyakit kanker yang sangat jarang. Dikutip AFP, berita gelisah itu dikenal melalui penjelasan yang diunggah pada akun Facebook Corea. Dalam penjelasan itu dipaparkan kalau kanker yang Corea menyandang terkini ditemui belum lama ini.

Chick Corea Legenda Musik Jazz Telah Meninggal Dunia

trilokgurtu – ” Aku mau akseptabel kasih pada seluruh orang di sejauh ekspedisi aku yang sudah menolong melindungi api nada senantiasa menyala,” statment Corea saat sebelum tewas pada Selasa( 9 atau 12). Musisi yang mempunyai julukan asli Armando Anthony Corea ini mulai mempelajari karir bermusik semenjak 1962 dahulu. Semenjak dahulu tidak berubah- ubah mengangkat nada jazz bersama sahabat musisinya.

Baca juga : Jake Bass menemukan jalur musik yang segar dari semua musik jazz

Pada 1966, pianis jazz ini mengeluarkan album solo kesatu berjudul Tones for Joans Bones. Semenjak dikala itu Corea mengeluarkan bermacam album, mulai dari album solo hingga album kerja sama. Beliau diucap salah satu musisi yang mempengaruhi di pabrik nada jazz. Aransemen pada lagunya sedikit berlainan dari jazz mayoritas, semacam lagu Spain, 500 Miles High, serta La Fiesta.

Terus menjadi lama aransemen jazz style Corea diketahui banyak musisi lain. Apalagi pada kesimpulannya banyak musisi yang mengadaptasi style Corea memainkan nada jazz. Bukan cuma itu, musisi kelahiran tahun 1941 ini pula diketahui selaku pelopor jazz fusion. Semenjak 1970 beliau bereksperimen dengan mengombinasikan nada rock serta elektronik.

Biografi

Chick Corea yang mempunyai julukan asli Armando Anthony” Chick” Corea( lahir di Chelsea, Massachusetts, 12 Juni 1941– tewas 9 Februari 2021 pada baya 79 tahun) merupakan salah seseorang pianis jazz asal Amerika. Beliau tercantum pianis yang timbul di masa 60- an, serta tercantum pembawa warna terkini pada bumi piano jazz modern di Amerika. Game pianonya terdengar mempunyai karakteristik khas dengan faktor nada- nada Spanyol, sampai jadi karakteristik yang gampang dikenali. Style bermainnya tercantum yang sangat banyak ditiru sehabis Bill Evans, Keith Jarrett, McCoy Tyner serta Herbie Hancock. Aransemen ciptaannya yang bertajuk” Spain” sempat populer pada tahun 80- an.

Baca juga : Kenangan Oasis Gelar Konser Bertajuk Be Here Now World Tour

Chick Corea tewas bumi pada bertepatan pada 9 Februari 2021 di rumahnya, di Tampa Bay, Florida, dampak penyakit kanker yang dideritanya.

Chick Corea mulai main piano semenjak umur 4 tahun, beliau amat terbawa- bawa oleh Bud Powell serta Horace Silver. Beliau memperoleh pengalaman yang amat bernilai, dikala awal main bersama Mongo Santamaria serta Willie Bobo di antara tahun( 1962- 1963), Blue Mitchell( 1964- 1966), Herbie Mann, serta Kedudukan Getz. Awal membuat album, di mana beliau jadi arahan tim musiknya, ialah pada tahun 1966 dengan album yang bertajuk” Tones for Joans Bones”. Setelah itu pada tahun 1968, beliau mempunyai trio jazz bersama Miroslav Vitous serta Roy Haynes, menciptakan album” Now He Sings, Now He Sobs”. Sehabis itu beliau pula luang main dengan Sarah Vaughan, berasosiasi bersama Miles Davis mengambil alih posisi Herbie Hancock. Beliau bertahan di tim Miles Davis di rentang waktu peralihan yang amat memiliki, ialah antara tahun 1968- 1970. Beliau dibujuk oleh salah seseorang peniup trompet buat main piano listrik, yang kesimpulannya menciptakan semacam Filles de Kilimanjaro, In a Silent Way, Bitches Brew, serta Miles Davis at the Fillmore. Sehabis beliau meninggalkan Miles Davis, Chick Corea memilah buat main avant- garde, bersama Anthony Braxton, Dave Holland, serta Barry Altschul lahirlah album” Circle”, dengan aturan kwartet. Tetapi di akhir 1971, beliau bertukar arah nada lagi.

Sehabis album” Circle”, Chick Corea luang beramain bersama Kedudukan Getz tetapi cuma buat sebagian durasi. serta setelah itu beliau membuat Return to Forever. Awal mulanya Return to Forever merupakan suatu tim dengan warna khas Brasil, bersama Stanley Clarke, Joe Farrell, Airto Moreira, serta Flora Purim. Tetapi dalam durasi satu tahun, warna tim nada itu berganti jadi tim nada fusion yang keras, bersama Stanley Clarke, Bill Connors, serta Lenny White,( Angkatan laut(AL) DiMeola mengambil alih posisi Connors pada tahun 1974). Kala itu nada Return To Forever berganti arah, sampai terasa terdapat warna rock yang kokoh namun menjaga improvisasi jazz alhasil rupanya amat menyolok serta gampang dikenali, walaupun banyak memakai instrumen listrik. Di akhir 1970, kala Return To Forever bubar, Chick Corea sedang kerap ikut serta bersama Stanley Clarke dalam kultivasi rekaman Big Band. Sepanjang sebagian durasi sehabis itu, Chick Corea lalu bereksplorasi dengan sebagian tim nada jazz yang berbeda- beda style bermusiknya, antara lain; beliau luang membuat album bersama vibrafonis Gary Burton, kadangkala main duet memakai 2 piano dengan bersama Herbie Hancock, main dalam Kwartet bersama Michael Brecker, main dalam Trio bersama Miroslav Vitous serta Roy Haynes, membuat album ciri pada Thelonious monk serta pula sebagian rekaman nada klasik.

Pada tahun 1985, Chick Corea membuat suatu tim nada fusion terkini yang diberi julukan Chick Corea Elektric Band. Pada tim ini Chick Corea menunjukkan pemain- pemain terkini yang terhitung sedang segar dalam bumi jazz, semacam John Patitucci, Scott Henderson( setelah itu letaknya digantikan oleh Frank Gambale), pemeran saksofon Eric Marienthal, serta pemeran drum Dave Weckl. Buat senantiasa dapat melindungi penyeimbang permainannya dalam piano akustik, sebagian tahun sehabis itu Chick membuat tim Trio akustik jazz bersama John Patitucci serta Dave Weckl.

Kala Patitucci meninggalkannya pada dini tahun 1990, personel Chick Corea akustik band bertukar, namun Chick Corea senantiasa lalu main dengan sebagian tim nada tercantum dengan Bob Berg serta Patitucci. Antara tahun 1996- 1997, Chick Corea rekreasi bersama Kwintet jazznya, tercantum di dalamnya Kenny Garrett( saksofon) serta Wallace Roney( drum), yang memainkan komposisi- komposisi tipe terkini dari pianis Bud Powell serta Thelonious Monk. Chick Corea menunjukkan sisi- sisi memiliki yang berarti dari grup- grupnya, tercantum yang terdahulu dalam wujud rekaman jazz.

Di dini era 20 Chick Corea mengawali dengan membuat rekaman- rekaman dampingi lain; 2 CD piano solo, Piano Solo: Originals serta Piano Solo: Standards, setelah itu pula album” Past, Present & Futures” pada tahun 2001. Album” Rendezvous in New York” di luncurkan pada tahun 2003,” To the Stars” tahun 2004.” Chick Corea The Ultimate Adventure” diluncurkan pada tahun 2006.

Almarhum musisi legendaris John Prine memperoleh apresiasi“ posthumous” dari Grammy Award 2021. Laki- laki yang meninggal pada umur 73 tahun itu berhasil atas lagu terakhirnya yang bertajuk” I Remember Everything” dalam jenis Best Roots Performance serta Best Roots Song. Ini men catat kemenangan ketiga Grammy dalam kariernya( tidak tercantum Lifetime Achievement Award 2020) serta kemenangan awal malam itu.

Lagunya melebihi calon lain, ialah Black Pumas, Bonny Light Horseman, Brittany Howard serta Norah Jones dengan Mavis Staples. 2 apresiasi” posthumous” yang lain jatuh pada Chick Corea, komposer jazz Amerika yang ciptaannya melewati batas- batas konvensional jenis nada. Corea yang tewas pada Februari kemudian dampak penyakit kanker yang sangat jarang menaklukkan Best Improvised Jazz Solo serta Best Jazz Instrumental Album.

Istri Corea, Gayle Moran, menyambut kedua apresiasi itu dengan ceramah yang penuh emosi yang mereferensikan Martin Luther King Jr serta L Ron Hubbard. Gayle pula menasihati penggemar buat melindungi api nada senantiasa menyala. Bintang film lain yang memperoleh pencalonan” posthumous” mencakup rapper Pop Smoke serta Nipsey Hussle, pula simbol folk Leonard Cohen.

Jake Bass menemukan jalur musik yang segar dari semua musik jazz

Jake Bass menemukan jalur musik yang segar dari semua musik jazz

Jake Bass menemukan jalur musik yang segar dari semua musik jazz – Dengan riwayat hidupnya terutama dalam hip-hop dan rock, jazz tampaknya merupakan medan yang tidak mungkin bagi Jake Bass. Tapi dengan rilisnya rekaman jazz keduanya minggu ini, itu menjadi “proyek gairah” di pusat dunia kreatif musisi dan produser berusia 31 tahun itu.

Jake Bass menemukan jalur musik yang segar dari semua musik jazz

Jake Bass menemukan jalur musik yang segar dari semua musik jazz
detroitnews.com

trilokgurtu – “Saya tumbuh besar dengan mendengarkan musik itu dan menyukainya, tetapi saya tidak pernah berpikir untuk melakukan genre itu sendiri,” kata Bass, yang tinggal di Berkley dan bekerja terutama di Ferndale, tempat dia merenovasi F.B.T. Studio yang pernah menjadi rumah bagi karya pemenang Grammy Award ayah dan pamannya dengan artis seperti Eminem, D12 Parliament-Funkadelic, dan Sly Stone, antara lain.

“Saya tidak pernah benar-benar belajar jazz di sekolah atau apa pun. Ini semua dengan telinga dan mengambil perasaan dari artis yang saya dengarkan. Saya bisa menunjukkan semua keterampilan saya dan berkolaborasi dengan orang-orang yang sangat berbakat, dan itu benar-benar menantang saya sebagai seorang seniman.

Baca juga : Bill Laswell Musisi Musik Jazz Amerika Serikat

Bass, yang karirnya juga termasuk kolaborasi lama dengan rapper tuna rungu Sean Forbes dan Deaf Performing Artists Network (D-PAN), sudah pasti keluar berayun – dan berayun ‘- dengan musik jazznya. Albumnya tahun 2020 “The Jakey B. LP” mencapai No. 4 di tangga lagu Amazon Jazz dan No. 13 di iTunes dan telah diputar lebih dari 175.000 kali. Itu juga menjerat nominasi Detroit Music Awards untuk Bass sebagai Artis Jazz Modern Luar Biasa dan Komposer Jazz Luar Biasa. Bass dengan cepat mengikutinya dengan “The Jakey B. Sides,” set enam lagu, 15 menit yang menanamkan taruhannya lebih jauh di tempat musik itu.

“Orang-orang benar-benar menggalinya dan menyukai arah yang saya tempuh ini,” kata Bass. “Aku tahu aku. Ini petualangan baru yang hebat.”

Bass yang dibesarkan di Oak Park lahir dengan musik di nadinya, tentu saja. Ayahnya, Jeff Bass, dan pamannya Mark Bass membantu meluncurkan karir Eminem selama pertengahan 90-an melalui F.B.T. Produksi. Rekaman Jeff Bass sendiri memberikan pengantar awal untuk jazz untuk Jake, yang mulai bermain drum dan piano saat masih muda. Dia “tumbuh di” studio FBT, pertama di Eight Mile Road dan kemudian lebih jauh ke utara di Ferndale, dan mulai menulis lagu dan memproduseri ketika dia berusia 13 tahun. Saat remaja dia bekerja dengan Bizarre dari D12 dan King Gordy sebelum kuliah di Columbia Perguruan tinggi di Chicago, tempat dia memperoleh gelar dalam komposisi musik.

Baca juga : Cerita Awal Rihanna Meniti Karir Di Tahun 2003

“Saya pernah mencoba bisbol saat kecil, dan ayah saya adalah salah satu pelatihnya,” kenang Bass. “Lalu dia harus pergi ke California karena suatu alasan, untuk bekerja dengan Dr. Dre, dan aku seperti … ‘Musik adalah kesukaanku!’ Saya mengambilnya secara alami, dengan telinga. Itu untuk saya. Saya tahu ketika saya berusia 8 tahun bahwa (musik) adalah yang akan saya lakukan.

“Ayah saya selalu berkata bahwa dia langsung tahu, ketika saya mulai bermain, bahwa saya memilikinya. Saya merasa tidak ada yang lain. Saya tidak ingin melakukan hal lain.”

Setelah lulus, Bass terus bekerja di “bisnis keluarga,” merilis album debutnya “1989” pada 2013, menyusun skor soundtrack untuk “Motor City Rising” dari Ovation Network dan ikut memproduksi remix ulang tahun ke-20 dari single debut Eminem “Infinite “pada 2016. Dia meluncurkan perusahaan produksi dan labelnya sendiri, Basement Sounds 2.0, serta label lain dengan Sean Forbes, Two Blown Speakers.

Selama Desember 2018 Bass dan Forbes juga menyelenggarakan konser Deaf and Loud Symphonic Experience di Detroit’s Orchestra Hall, sebuah acara inovatif yang menampilkan orkestra lengkap dan beragam tamu global – termasuk ayah Bass dan veteran Motown Martha Reeves, Dennis Coffey, dan Paul Riser.

Seperti “The Jakey B. LP”, “The Jakey B. Sides” mengulang kolaborasi “Cookin ‘It Up” dengan pemain saksofon David McMurray dari Was (Not Was) dan Twisted Brown Trucker milik Kid Rock, Black Light Collective – yang juga merekam dengan Jeff Bass selama tahun 90-an. “Smooth Jazz saya bukanlah Smooth Jazz biasa,” kata Bass yang lebih muda tentang genre di mana dia dengan senang hati diidentifikasi. “Saya menganggapnya lebih Smooth Jazz-Hop. Anda memiliki banyak elemen hip-hop di sana, sedikit lebih banyak distorsi pada gitar saya dari elemen rock saya.

“Saya nyaman pergi ke arah itu, dengan gelar itu. Kedengarannya tidak seperti yang lainnya. Ada pengaruh, tapi sangat mirip dengan suara Jakey B.”

Lebih banyak musik jazz akan datang, janji Bass – “Saya selalu datang dengan materi baru,” katanya – dan dia juga sibuk memulai karir untuk artis Basement Sounds 2.0 Ryn Scott dan Mama Yaya. Jika semua berjalan sesuai rencana F.B.T. Studio akan berjalan tanpa henti, dengan hari kerja pukul 9 sampai 5 Bass, sebagai ayah dari anak berusia 3 tahun, mulai pukul 9 malam.

“Yang gila adalah ayah dan paman saya menyelesaikan studio ini pada tahun 1993,” kata Bass, “jadi saya berusia 3 tahun. Dan di sini saya merombak dan mengambil alih studio, dan putri saya baru saja berusia 3 tahun. Dia akan tumbuh dewasa di sini, seperti yang saya lakukan. Lingkaran kehidupan itu menarik. Ini benar-benar sebuah perjalanan. Saya menyukainya. “

Bill Laswell Musisi Musik Jazz Amerika Serikat

Bill Laswell Musisi Musik Jazz Amerika Serikat

Bill Laswell Musisi Musik Jazz Amerika Serikat – Sebagai seorang pecinta musik jazz pastilah anda tahu beberapa orang yang berjasa di dunia musik jazz. Terutama musisi musik jazz yang ada di negara Amerika Serikat. Orang yang berjasa di musik jazz ini pastilah telah mempunyai banyak karya sehingga dikenal banyak orang di berbagai negara. Penggemarnya pun tidak hanya dari dalam negeri saja melainkan sampai ke beberapa negara lainnya. Salah satu sosok yang terkenal di dunia musik jazz adalah Bill Laswell. Sosok ini cukup terkenal di Amerika Serikat karena dirinya telah mempunyai banyak karya di dunia musik jazz. Dirinya mampu menghasilkan jumlah musik jazz yang sudah tidak terhitung lagi. Karir yang ia jalankan juga terbilang sudah cukup lama sehingga sangat wajar saja jika dirinya sudah mempunyai banyak karya.

Di Amerika Serikat Bill Laswell tidak hanya terkenal sebagai musisi dibidang musik jazz saja melainkan dirinya juga bisa memainkan beberapa genre musik lainnya. Bill Laswell bisa memainkan berbagai genre musik seperti jazz, dub, ambient, funk, dan beberapa genre musik lainnya. Dirinya memang terkenal sebagai musisi dengan banyak talenta. Kemampuannya dalam memainkan berbagai genre ini tidak ia dapatkan begitu saja. Sebelum dirinya memutuskan untuk terjun ke dunia musik dirinya memang masih belajar banyak mengenai berbagai genre musik. Dirinya ingin memilih salah satu genre musik yang memang sesuai dengan dirinya. Namun seberjalannya waktu pada akhirnya dirinya menemukan dirinya yang sesungguhnya yang mana diberikan kemampuan untuk memainkan berbagai genre musik.

Dari banyaknya genre musik yang bisa ia mainkan dirinya lebih suka untuk memainkan musik bergenre musik jazz. Musik jazz ini dianggap sebagai musik yang paling mudah untuk ia hayati. Dirinya mempunyai banyak hasil rekaman dan juga karya di musik jazz. Disisi lain dirinya menjadi seorang gitaris bass dirinya juga mempunyai sebuah label rekamannya sendiri. Label rekaman yang ia miliki ini juga telah berisikan banyak musisi lainnya. Label rekaman ini juga termasuk dalam label rekaman yang cukup besar . Dirinya juga telah melakukan berbagai kolaborasi dengan musisi dari berbagai daerah. Karir Bill Laswell memang bisa dibilang cukup sukses di dunia musik.

Memutuskan untuk menjalani hidup di dunia musik tentu pilihan yang dianggap Bill Laswell paling benar. Dilihat dari sisi usia sebenarnya Bill Laswell sudah tidak muda lagi. Dirinya ini lahir pada tahun 1955. Dirinya masih aktif hingga saat ini berkarir di dunia musik. Menjadi seorang musisi mungkin mampu membuat dirinya lebih bersemangat untuk menjalankan hidup. Hingga detik ini dirinya masih tetap membuat berbagai karya musik jazz dan beberapa genre musik lainnya. Sudah tidak muda bukanlah halangan bagi Bill Laswell untuk menjalankan karirnya.

Bill Laswell Musisi Musik Jazz Amerika

Bill Laswell bersama teman – temannya memiliki hobi yang sama, yaitu suka bermain di IDN Poker Online disela-sela waktu luang mereka. Bill beserta teman-temannya menjalankan berbagai konser besar di berbagai wilayah bahkan ke beberapa negara lainnya. Wajar saja jika penggemar Bill Laswell tidak hanya dari dalam negeri saja. Amerika Serikat memang mempunyai banyak musisi ternama. Beberapa musisi ternama dari Amerika Aerikat ini mampu bersaing dengan beberapa musisi ternama lainnya dari berbagai negara. Beberapa musisi ternama lahir dari Amerika Serikat, Bill Laswell masuk dalam daftar musisi terkenal yang ada di Amerika Serikat. Konser yang digelar dirinya juga sering merupakan konser yang besar dan bahkan pernah menjalankan tour ke beberapa wilayah dan negara lainnya.

Musik Jazz Oleh Christopher Janney

Musik Jazz Oleh Christopher Janney

Musik Jazz Oleh Christopher Janney – Pecinta musik jazz tentu sudah tidak asing dengan Christopher Janney. Sosok penting di dunia musik jazz menang ada banyak, salah satunya adalah sosok Christopher Janney ini. Sosok Christopher Janney memang terkenal dengan kepiawaiannya memainkan musik jazz. Hampir setiap musik jazz yang dibawakan olehnya mampu membius para pendengarnya. Wajar saja jika Christopher Janney mempunyai banyak penggemar yang tersebar diberbagai negara. Sudah tidak terhitung lagi jumlah musik jazz yang pernah ia bawakan. Sebagai sosok yang terkenal didunia jazz tentu membuat Christopher Janney terus mengembangkan diri untuk membuat karya lebih banyak lagi.

Christopher Janney sendiri adalah sosok yang terkenal akan kemahirannya sebagai seorang komposer, atris, dan juga arsitek yang ada di Amerika Serikat. Tentu saja dirinya adalah sosok yang mempunyai banyak bakat dan ia berusaha untuk mengembangkan semua bakatnya. Beberapa karya yang ia buat juga selalu ada hubungannya dengan arsitektur dan juga musik. Mempunyai banyak keahlian nampaknya mampu membuat sosok Christopher Janney mudah dalam menjalankan setiap karirnya. Terkadang ketika dirinya sedang membuat arsitektur dirinya sering memasukan nuansa musik dalam setiap kegiatannya tersebut. Itulah yang menandakan begitu besar cintanya di dunia musik, terutama musik jazz.

Christopher Janney telah menjalankan beberapa konser yang terbilang cukup besar diberbagai negara. Salah satu tour yang pernah dilakukan oleh Christopher Janney ini adalah tour bernama Sonic Forest. Tournya ini dilangsungkan di Amerika Serikat, Coachella, Glastonbury, dan juga di Hyde Park Calling yang ada di Inggris. Tournya ini termasuk dalam festival musik yang sangat besar. Tidak hanya itu saja pada tahun 2014 dirinya juga pernah membuat konser besar di Gramercy Theatre. Penampilannya di konser pada saat itu memang terbilang sangat luar biasa mampu membuat semua penonton larut dalam suasana.

Perjalanan Christopher Janney dalam mendapatkan karirnya semaju ini memang membutuhkan perjuangan. Namun dirinya bisa menjadi sosok yang terkenal di dunia jazz adalah pencapaiannya yang paling luar biasa. Dirinya mengembangkan bakat yang ia punya dengan sangat baik. Wajar saja jika hingga saat ini masih banyak orang yang mendengarkan lagu jazz yang dibawakan olehnya. Hingga saat ini dirinya masih tetap berkaya dan menambah deretan karya musik jazz yang telah ia miliki.

Sama seperti para pemain musik lainnya bahwa Christopher Janney diakui mempunyai bakat yang luar biasa. Karirnya di dalam dunia musik jazz juga telah ditunjukan dengan banyaknya penghargaan yang pernah ia raih. Penghargaan tersebut semakin menunjukan kualitas yang dimiliki oleh Christopher Janney. Mempunyai banyak penghargaan membuat Christopher Janney terus berjuang memberikan karya terbaiknya untuk dunia musik jazz. Hal tersebut nyatanya mampu membuat dirinya dikenal banyak orang dikalangan para pemain musik jazz.

Walaupun karirnya di dunia musik sangat maju tidak lantas membuat Christopher Janney menyampingkan pendidikan. Dirinya telah menyelesaikan pendidikan sama seperti orang pada umumnya dan bahkan ia melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Christopher Janney juga termasuk dalam daftar siswa yang pandi dengan mempunyai banyak bakat. Dari situlah yang membuat Christopher Janney sadar dan mulai mengembangkan beberapa bakat yang memang telah ia miliki. Usia Christopher Janney memang sudah tidak muda lagi namun untuk semangatnya tidak perlu diragukan lagi karena dirinya telah menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengabdi di dunia musik jazz.

Sepak Terjang Christopher Janney di Dunia Musik Jazz

Sepak Terjang Christopher Janney di Dunia Musik Jazz

Musik jazz nampaknya telah menjadi bagian dari hidup Christopher Janney. Pernah mendengar nama Christopher Janney? Tentu saja anda tidak akan asing dengan nama tersebut. Terutama bagi anda yang menyukai musik jazz. Christopher Janney memang cukup terkenal di Amerika dan beberapa negara lainnya yang terkenal karena musik jazz yang ia bawakan. Bagaimana tidak terkenal di dunia musik jazz, hampir setengah dari hidupnya ia habiskan untuk mengabdi si dunia musik jazz. Terbukti dengan banyaknya karir yang telah ia ciptakan mampu menandakan dirinya menjadi sosok yang terkenal di dunia musik jazz. Sepak terjang Christopher Janney dalam berkarir memang mampu membuat orang menjadi penasaran. Sebelum dia sesukses ini dirinya juga pernah berjuang untuk membuat karirnya bisa berkembang dengan sangat maju. Bahkan hampir di setiap saat ada event dirinya dan beberapa temannya menampilkan diri membawa musik jazz.

Christopher Janney di lahirkan di Washington DC yang pada saat itu lahir pada tahun 1950. Dirinya mendapat sebuah gelar BA pada tahun 1973 dari Princeton University. Setelah menyelesaikan sekolahnya dirinya mulai aktif berlatih perkusi dan musik di sebuah sekolah musik Dalcroze. Tidak berhenti di situ saja dirinya juga mulai menjalankan pendidikan kembali hingga mendapatkan gelar MS. Bagi dirinya pendidikan memang sangat penting sehingga sangat wajar saja jika dirinya terus menjalankan pendidikannya disamping ia berkarir.

Christopher Janney memilih hidupnya untuk berkarir di dunia musik jazz hingga saat ini. Sudah tidak lagi muda namun mempunyai semangat yang luar biasa untuk tetap berkarir. Dirinya telah mendapatkan banyak penghargaan dari berbagai acara karena musik jazz yang ia bawakan. Setiap orang yang mendengarkan musik jazz bawaan Christopher Janney pasti akan merasa sangat terbawa suasana. Itulah yang menjadikan musik jazz Christopher Janney disukai banyak orang.

Sepanjang dirinya menjalankan karirnya ini dirinya juga telah melakukan beberapa kali acara besar. Termasuk dalam menjalankan sebua tour yang diberi mama Sonic Tour. Tour ini mengelilingi Amerika Serikat dengan Eropa. Tour yang digelarnya ini adalah tour yang cukup besar, ada juga beberapa acara lainnya seperti Bonnaroo, Glastonbury, Coachella, dan Hyde Park Calling. Christopher Janney menjalankan acara besar ini bersama dengan teman – temannya yang lain.

Penampilan Christopher Janney setiap kali manggung memang luar biasa. Dirinya selalu menunjukan penampilannya yang paling baik. Dirinya sangat ingin membuat musik jazz disukai semua orang sehingga dirinya berusaha dengan keras menciptakan berbagai musik jazz terbaiknya untuk dinikmati para pecinta musik jazz. Hingga saat ini dirinya masih aktif menjalankan berbagai konser musik di berbagai negara.

Pada tahun 2014 dirinya juga pernah membuat konser besar sepanjang malam. Koser ini sangatlah besar yang dihadiri banyak orang. Menjadi konser yang tidak terlupakan oleh Christopher Janney. Dalam menjalankan konser pada saat itu dirinya juga turut membawa beberapa temannya untuk manggung bersama. Penampilannya kali ini benar – benar mampu menjadi penampilan yang luar biasa. Acara musik jazz yang di selenggarakan oleh perusahaan besar seperti agen sbobet juga pernah mengundangnya untuk tampil sebagai bintang tamu.

Christopher Janney tidak akan pernah bisa dipisahkan dari musik jazz. Dirinya akan tetal terus berkarya menciptakan berbagai lagu musik jazz yang disukai semua orang. Hingga dirinya menutup usia dirinya tidak akan berhenti untuk berkarya di dunia musik jazz. Itulah Christopher Janney seorang musisi musik jazz dengan berbagai kemampuannya yang lain mampu menjadikan dirinya sukses seperti saat ini.

‘Soundstair’ Karya Indah Christopher Janney

Christopher Janney, Sorang arsitek sekaligus seniman dalam dunia musik ini selalu menghasilkan karya-karya yang menakjubkan. Dengan keahliannya, Janney berhasil membuat karyanya dikagumi oleh banyak orang dan menjadi karya yang ikonik. Kepandaian ia miliki membuat dua keahliannya itu mampu dipadu padankan sehingga semua karya Christopher Janney nampak sebagai karya yang harmonis. Salah satu karya Janney yang dikagumi adalah ‘Soundstairs’.

Soundstairs merupakan karya tangga nada. Tetapi, tangga nada yang dimaksud di sini bukanlah tanda nada yang menyamai Do Re Mi, melainkan instalasi tangga yang jika dilewati akan menghasilkan nada-nada. Konsep soundstairs ini sendiri adalah dengan menggabungkan sensor fotolistik, seperti karya Janney yang lain yang kemudian dipasangkan ke setiap anak tangga. Kendor fotoslistrik ini kemudian akan mengirim sensor ke komputer lalu kemudian akan diubah menjadi suara dan disebarkan menggunakan speaker. Melodi yang dihasilkan ini tergantung pada gerakan orang saat naik atau turun tangga. Irama yang dihasilkan tadi akan membawa orang-orang hanyut dalam melodi yang merdu sehingga tidak terasa llah saat melewati tangga. Jadi, jika tidak ada yang melintasi tangga yang sudah memiliki soundstairs, maka suara melodi tersebut akan berhenti. Konsep ini diciptakan Christopher Janney untuk mengetahui bagaimana respon orang-orang yang melewati tangga yang sudah dilengkapi sounstrairs. Dengan konsepnya ini, Janney juga bertujuan agar dapat membuat ruangan jadi terasa lebih berwarna tanpa harus mengubah bentuk fisik ruangan tersebut, tetapi ia memilih agar ruangan tersebut dilengkapi dengan anak tangga yang bisa menghasilkan alunan dari potongan musik jazz yang dibuatny. Dengan melalui Soundstairs, Christopher Janney juga berharap agar orang-agar mau memanfaatkan ruangan sekitarnya denga baik.

Berbagai pertunjukkan di tempat-tempat terkenal dan bersejarah juga sudah berhasil diselenggarakan oleh Christopher Janney untuk memperkenalkan Soundstairs ini. Di antaranya adalah, Museum Seni Metropolitan di Roma, tangga Spanyol, New York, Museum Seni Boston, Galeri Seni di Washington DC Belanda, Stands Schouwberg, dan Eidhoven. Selain beberapa seni pertunjukan, ada juga beberapa tangga nada yang sudah dipasang secara permanen dibeberapa tempat di Amerika Serikat, antara lain adalah Museum Saint Boston, Museum Seni Mississippi, Museum Saint Minnessota, dan salah bangunan di Washington DC Belanda yaitu Technoworld Plaza.

Yang terbaru, soundstairs karya Christopher Janney ini dipasang di rumah sakit anak di Boston. Pemasangan soundstairs yang diletakkan di tangga lobi utama ini mendapat sambutan yang antusias dari penghuni rumah sakit, mulai para staff hingga pasien, temutama pasien anak-anak. Suara harmonis yang dihasilkan sounstrairs ini membuat rumah sakit lebih berwarna dan membuat fungsi tangga kembali hidup dengan semakin banyaknya penghuni rumah sakit anak di Boston ini, mulai dari staff hingga pasien yang masih anak-anak berjalan dengan menggunakan tangga.

Bill Laswell dan Iggy Pop di Jazz Middelheim Agustus 2020

Bill Laswell dan Iggy Pop di Jazz Middelheim Agustus 2020

Pada 14 Agustus 2020 mendatang, Bill Laswell dan Iggy Pop akan datang ke sebuah jazz festival, yaiutu jazz Middelheim dan dengan tajuk yang akan mereka bawa adalah Method of Defiance. Sebelumnya, Bill Laswell dan Iggy Pop sendiri sudah pernah melakukan kolaborasi. Pada tahun 1988 Iggy Pop mengeluarkan album ke delapannya yang berjudul Instinct di label rekaman A&M yang diproduseri oleh Bill Laswell. Lalu, setelah album insticnt tersebut, mereka kembali berkolaborasi dan melahirkan album berjudul Godfather Punk.

Method of Defiance sendiri merupakan proyek Bill Laswell, Robert Soares dan Kurt Gluck. Sejak rilis album pertamanya, proyek ini melakukan beberapa kali rilis. Diawali dengan Jahbulon pada Oktober 2010 yang anggotanya meliputi Bill Laswell, Dr. Israel, Bernie Warrel, Guy Lucita, Toshinori Kondo, dan Di Kush, album ini memuat musik yang beraliran reggae, rock, duncehall, sub, drum dand basa. Selanjutnya, album kedua dari projek Method of Defiance ini adalah Incunabula yang merupakan bentuk instrumen dari album Jahbulon. Selanjutnya album yang dirilis ketiga diberi judul Sub Arcanium Arcandrum. Album ini memunculkan trek remix dan sub yang sebelumnya pernah muncul di album Jahbulon dan Incunabula. Sebagai seorang musisi, Bill Laswell terntu akrab dengan beberapa jenis musik seperti jazz, hip hop, hingga reggae. Oleh karena itu, ia berhasil melakukan kolaborasi yang menawan dengan bandnya Method of Defiance ini dan melakukan beberapa kali rilis album.

Dalam festival Jazz Middelheim yang diadakan pada 13-16 Agustus 2020, Bill Laswell dan Iggy Pop kembali berkolaborasi dengan membawakan Method of Defiance tepatnya pada hari kedua festival tersebut diselenggarakan. Mereka akan menjadi tamu istimewa dalam acara Jazz Middelheim. Jazz Middelheim sendiri merupakan festival tahunan yang diselenggarakan oleh perusahaan pada saat musim panas di Belgia dan diadakan pertama kali pada tahun 1969.

Kolaborasi antara Bill Laswell dan Iggy Pop diharapkan para penggemar akan menjadi kolaborasi yang menarik. Iggy pop yang merupakan musisi jazz dan rock akan berada dalam festival musik jazz. Dalam rangkaian live Method of Defiance kali ini, Bill Laswell juga akan membawa personelnya, diantara lain adalah Dr. Israel, DJ Logic, Graham Haynes, Peter Apfelbaum, Josh Werner, dan Guy Lucita. Tetapi untuk anda yang merupakan penggemar lagu Iggy Pop, anda juga punya kesempatan untuk menyaksikan penampilannya menyanyikan lagu I Wanna Be Your Dog, The Passenger, dan The Lust For Life.

Untuk kalian yang ingin menikmati liburan musim panas kalian, Method of Defiance di Jazz Middelheim merupakan pilihan yang tepat. Kalian bisa membeli tiket di website yang sudah disediakan untuk menyaksikan kolaborasi dari musisi legendaris Bill Laswell dan Iggy Pop yang nantinya akan membawa kalian larut dalam harmoni irama musik Jazz. Nantikan penampilan Method of Defiance dan Iggy Pop dalam Jazz Middelheim Agustus 2020 mendatang.

Legendaris Musik Jazz Christopher Janney

Legendaris Musik Jazz Christopher Janney

Berbicara tentang Christopher Janney tentu akan sangat erat kaitannya dengan dunia musik jazz. Mungkin beberapa dari anda ada yang sudah kenal dengan sosok yang akan dibahas dalam ulasan kali ini. Christopher Janney ini adalah seorang komposer dan arsitek. Hal ini membuat dirinya terjun di dunia arsitktur dan juga musik. Namun salah satu karirnya yang terbilang sangat maju adalah karirnya di bidang musik. Anda pasti sudah tidak heran lagi jika Christopher Janney selalu dikaitan dengan musik terutama musik jazz. Walaupun mempunyai keterampilan di beberapa bidang lainnya namun fokus Christopher Janney adalah untuk berkarir di dunia musik. Dirinya telah membangun musik jazz yang cukup tinggi sehingga melahirkan banyak karya.

Christopher Janney sendiri lahir di tahun 1950. Tentu saja untuk sekarang ini usianya sudah tidak muda lagi. Namun dibalik usianya yang sudah tua dirinya tetap berkarya dengan sangat baik dengan semangat luar biasa. Bahkan dirinya tidak berhenti berkarya di usianya yang sudah memasuki usia lanjut ini. Berbicara mengenai karya pastilah sudah banyak karya yang dimiliki Christopher Janney. Bagi dirinya mendapatkan posisi seperti yang ia miliki sekarang adalah hal yang sulit. Karena dirinya mempunyai kemampuan di bidang musiklah yang mendorongnya bisa menjadi sesukses sekarang ini.

Di dunia musik jazz Christopher Janney terkenal sebagai legendarisnya musik jazz. Kenapa begitu? Christopher Janney telah membuat berbagai macam karyanya yang sangat luar biasa. Bahkan disetiap ada ajang tertentu dirinya selalu masuk dan bisa menjadi seorang pemenang. Mempunyai banyak penghargaan tentu saja menjadi prestasi tersendiri bagi Christopher Janney. Dari banyaknya penghargaan tersebut mampu membuat dirinya sadar dan tetap berkarya hingga usianya sudah lanjut. Baginya musik jazz adalah bagian dari hidupnya, wajar saja jika separuh hidupnya ia berikan kepada dunia musik jazz.

Sebelum ia terjun ke dunia musik jazz, Christopher Janney juga menjalankan pendidikan seperti orang pada umumnya. Dirinya bahkan melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi. Dirinya pun mulai serius menekuni dunia musik jazz hingga sekarang. Kemampuan dirinya dalam membawakan musik jazz ini terbukti dengam banyaknya jumlah penggemar Christopher Janney. Setiap kali dirinya mempunyai rencana konser pastilah banyak orang yang datang sekedar untuk menikmati musik jazz yang dibawakan olehnya.

Christopher Janney di Amerika memang sangat terkenal. Terutama dikalangan para musisi musik jazz lainnya. Sebagai seorang legendaris di dunia musik jazz tidak lantas membuat dirinya lupa dengan yang lain. Christopher Janney aktif mengikuti berbagai acara konser maupun festival. Setiap kali ada acara yang menampilkan musik jazznya jumlah penontonnya selalu banyak. Hal ini mampu membuat Christopher Janney terkenal hingga saat ini. Pastinya anda juga penasaran dengan sosok legendaris Christopher Janney.

Kesuksesan Christopher Janney ini tidak terlepas dari dukungan keluarganya. Dirinya selalu menunjukan penampilan terbaiknya yang mampu membuat setiap orang menjadi kagum. Lagu – lagu musik jazz yang dibawakan Christopher Janney untuk saat ini masih sering terdengar. Jika berbicara mengenai karya yang dimiliki Christopher Janney yang merupakan seorang pemain profesional di salah satu situs judi slot online resmi tentu tidak akan selesai karena Christopher Janney mempunyai jumlah karya yang sudab tidak terhitung lagi. Karya tersebut akan tetap terus dikembangkan menjadi lebih banyak. Mempunyai tekat yang kuat untuk memajukan dunia musik jazz membuat Christopher Janney tidak pernah putus asa dan tetap mengenalkan dunia musik jazz ke semua orang.

Rekomendasi Album Bill Laswell Yang Patut Dikoleksi

Rekomendasi Album Bill Laswell Yang Patut Dikoleksi

Rekomendasi Album Bill Laswell Yang Patut Dikoleksi – Bill Laswell, seorang musisi legendaris asal Amerika yang menguasai beberapa genre musik terutama Jazz. Musisi sekaligus pemilik label rekaman ini sangat produktif dalam karir bermusiknya. Untuk kalian para penggemar Bill Laswell, berikut ini beberapa album Bill Laswell yang patut untuk kalian jadikan koleksi :

  • Baselines
    Ini merupakan album solo pertama dari debut Bill Laswell. Album ini dirilis oleh label Elektra record. Lagu-lagu dalam album yang dirilis pada tahun 1983 ini terdiri 2 sisi dengan sisi pertama terdiri dari 4 lagu dan sisi kedua memiliki 5 lagu.
  • Hear No Evil
    Kali ini Virgin Records yang ditunjuk untuk menggarap Album keduanya pada tahun 1988. Hear No Evil adalah album Bill Laswell yang memuat lagu yang terdengar inspiratif. Album ini menggabungkan perpaduan musik yang indah antara perkusi India dan musik gitar dari pedesaan di Amerika. Untuk menggarap album ini, Bill Laswell menggandeng musisi hebat untuk mengeksekusi albumnya dengan epik. Bahkan, album Bill Laswell ini disebut sebagai kelahiran era baru dalam dunia musik.
  • Invisible Design
    Album yang dirilis pada tahun 1999 ini merupakan aalbum ke delapan dari Bill Laswell. Dalam album yang berisi 8 lagu ini Laswell juga berperan sebagai komposer. Bill Laswell menciptakan musik yang renang namun ekspresif dengan meskipun hanya menggunakan musik minimalis. Invisble Design merupakan album yang berhasil mengansemen musik genre ambient dengan bagus.
  • Filmtrack 2000
    Album ini adalah album ketiga belas yang dirilis Bill Laswell yang menggabungkan unsur musik dari timur tengah, Asia, dan India. Filmtracks 2000 ini merupakan album yang paling bervariasi dan menyenangkan untuk didengar. Bill Laswell dinilai sangat produktif untuk menciptakan karya-karya baru dan dinilai jenius karena mengusai banyak genre musik.
  • Version to Version : A Dub Transmision
    Album ini merupakan album solo ke lima belas dalam serangkaian perjalanan karir Bill Laswell. Seperti album-albumnya terdahulu, banyak para penggemarnya yang menyukai album ini. Dalam album ini kolaborasi dengan Bernie Worrell yang memainkan gitarnya dengan indah.
  • Means of Deliverance
    Album yang terdiri dari 10 lagu ini terdiri dari 9 lagu yang disusun oleh Bill Laswell. Means of deliverance ini mengisahkan tentang cerita kehidupan Bill Laswell di kota kecil di Amerika. Selama karirnya dinilai sebagai yang produktif dalam musik kontemporer dan menginspirasi generasi selanjutnya dalam alunan musik jazz yang harmonis. Album Means of Deliverance ini memadukan alat-alat musik menjadi alunan yang indah dan harmonis sehingga pendengar dapat menilai bahwa alunan nada itu berasal dari tempat Bill Laswell.

Itu tadi beberapa album Bill Laswell yang patut untuk kalian jadikan albumnya sebagai koleksi dan menemani hari-hari kalian. Semoga selalu menginspirasi.

Bill Laswell Musisi Legendaris Asal Amerika

Bill Laswell Musisi Legendaris Asal Amerika – Well atau yang biasa dikenal dengan Bill Laswell adalah musisi kenamaan Amerika yang lahir pada 12 Februari 1955. Selain menjadi gitaris band di Amerika, Laswell juga merupakan seorang produser rekaman sekaligus pemilik salah satu label dapur rekaman. Pria yang memiliki aliran musik jazz ini sudah banyak memproduksi rekaman di label rekaman miliknya. Selain beraliran musik jazz, pria enam puluh lima tahun ini juga suka dengan jenis musik rock, dunk, serta dubt.

Karir Bill Laswell pertama kali dimulai pada saat dipercaya untuk menjadi gitaris band di Detroit dan Ann Arbor, Michigan. Aliran musik jazz Bill Laswell juga dipengaruhi oleh musisi kenamaan lain, seperti Albert Ayler dan Miles Davis. Sekitar tahun 1970an, Bill Laswell pindah ke New York dan mulai aktif di musik New York yang sedang berkembang pesat. Untuk mengawali karirnya di New York, ia bergabung ke produser Giorgio Gomelsky dan menjadi backing band untuk Daevid Allen.

Bill Laswell juga bergabung dengan No Wave, band yang menggabungkan jenis musik jazz dan punk. Laswell mulai merintis label rekaman dengan pemilik label Celluloid Record. Laswell merekam berbagai genre musik seperti jazz, pop, dunk, milik penyanyi seperti Whitney Houston. Label dengan nama Material Laswell itu pada akhirnya dijual pada tahun 1980an.

Pada 1982, Bill Laswell merilis album Solonya dengan judul Baselines. Setahun setelahnya, ia menulis lagu Rockit yang ditulis bersama untuk album future Shock milik Herbie Hancock. Dalam album ini ia berperan sebagai gitaris basa dan juga penulis lagu. Hal ini membuatnya dan Herbie Hancock berkolaborasi hingga tahun 2000an. Saat kolaborasi dengan Herbie Hancock dia juga meraih prestasi penghargaan Grammy Award saat menggarap album, Sound System’.

Laswell banyak memproduksi album dari band-band terkenal seperti Sly and Robbie, iggy pop, Motorhead, Mick Jagger, serta Yoko Ono. Mereka mempercayakan Laswell dan para krunya untuk menggarap banyak album mereka. Bahkan Sly and Robbie, menyewa label rekaman Laswell untuk menggarap albumnya dengan judul Language Barrier pada 1985 dan Rythm Killer pada 1987.

Pada tahun 90an berkat bantuan Chriss Blackwell yang juga merupakan pendiri dari label rekaman, Bill Laswell mulai membuka label rekamannya yang diberi nama Axiom Record. Banyak album yang berhasil digarap oleh Laswell, mulai dari album rekaman milik pemain biola Simon Shaheen sampai album musik dansa milik Virtuoso Gambia. Laswell juga menulis beberapa lagu dari The Jungle Brother sekaligus menggarap dan merilis album mereka. Laswell juga sempat membuat label lain bersama Robert Soares yang diberi nama Subharmonic, tetapi dalam label ini Laswell bukanlah menjadi pemiliknya. Setelah usainya perjanjian Subharmonic, Bill Laswell juga membangun 3 label lain tetapi hanya berumur pendek.

Pada 2010, dalam perjalanannya live ke suluruh dunia, setiap tahunnya Laswell berkunjung ke Jepang untuk Live serta rekaman dengan Tokyo rotation. Pada 2018, ia tampil di London Jazz Festival.

Christopher Janney sang Arsitek Sekaligus Musisi

Christopher Janney sang Arsitek Sekaligus Musisi

Christopher Janney sang Arsitek Sekaligus Musisi – Christopher Janney, pria kelahiran 1950 ini merupakan seorang arsitek sekaligus musisi musisi yang hebat. Banyak karya-karya besar yang sudah dihasilkan oleh Christopher Janney. Ia memulai belajar musik pada tahun 1973 setelah lulus dari Princeton University. Musik yang pertama kali dipelajarinya adalah perkusi. Selanjutnya, Janney melakukan penampilan musik jazz yang berkolaborasi dengan beberapa seniman dan penari. Pada tahun 1978 dia juga berhasil menerima gelar seni lingkungan dari Massachusetts Institute of Technology.

Pada tahun 1980 di MIT Christopher Janney mulai studio multimedia miliknya sendiri. Dengan mengkolaborasikan ketertarikannya dalam dunia musik dan arsitektur, ia telah berhasil menciptakan pertunjukan suara dan beberapa instalasi. Salah satunya adalah proyeknya bersama Michael Baryshnikov yang diberi tajuk AREACH : NY dan juga pertunjukannya yang lain yang diberi judul Harmonix Runway di Bandara Miami.

Janney juga berhasil meraih beberapa penghargaan, di antaranya adalah “Sound Designer of The Year” oleh Theatre Arts Magazine di tahun 1985, penghargaan Harga Gryorgy Kepes dari MIT pada tahun 1985, serta pada tahun 1996 menerima penghargaan Edison Award dari General For Innovation on Design. Karya-karyanya juga sudah dipublikasikan diberbagai media yang terkenal, seperti Majalah Metropolis, The New York Times, Architectural Record, dan juga melalui film dokumenter yang terbaru adalah What Ia A Heart?.

Dikesempatan lain, Janney juga menghasilkan karya berjudul “Heart Beat” yang merupakan karya musik fisik dan dibawakan oleh Michael Baryshnikov dalam bentuk tarian. Janney juga berhasil menciptakan Urban Musical Instruments. Sonic Forest merupakan salah satu Urban Musical Instruments karya Christopher Janney dan telah berhasil melakukan beberapa tur di festival musik Amerika Serikat dan Eropa. Sonic Forest ini menjadi karya Christopher Janney yang hebat karena di sini dia mampu menciptakan instalasi dengan perpaduan suara yang dapat berputar sendiri setiap waktu dengan interval-interval pendek yang dapat berputar secara acak. Pada tahun 2007, Janney juga sempat mengeluarkan buku karyanya, The Architecture of The Air.

Pada tahun 2014 Janney mengadakan konser berjudul Exploring The Hidden Music di New York. Dalam konser ini, ini membuat versi baru dari karya-karyanya sebelumnya seperti Heartbeat, Cybermonks, dan Quadraphonic. Dalam konsernya ini ia banyak mengundang para musisi kenamaan seperti Bill Laswell, Lyn Mabry, dan Sara Rudner.

Janney juga pernah memberi kuliah tamu mengenai pekerjaan yang dijalaninya, salah satunya adalah ia pernah mengisi seminar tentang bagaimana cara meraih uang dengan hanya bermain judi bola dengan hanya bermodalkan smartphone & internet, Sound as A Visual Medium di Pratt Institute School of Architecture dan The Cooper Union School of Architecture. Saat ini, Janney menjabat sebagai direktur artistik di PhomenArts, Inc. Dimana dia bergerak dalam bidang seni dan desain lingkungan, serta ia juga menjabat sebagai wakil presiden di Institute For Performance Sculpture, Inc.

‘Sonic Forest’ Instalasi Megah Christopher Janney

'Sonic Forest' Instalasi Megah Christopher Janney

‘Sonic Forest’ Instalasi Megah Christopher Janney – Christopher Janney merupakan seorang arsitek dan musisi legendaris kelahiran 1950. Jennay merupakan seorang seniman yang hebat karena mampu memadukan seni musik dan arsitektur. Berkat kehebatannya tersebut, Janney telah berhasil didapuk menjadi dosen tamu untuk kegiatan seminar dan dipercaya untuk menggarap proyek-proyek besar. Hasil karya Janney berupa instrumen, musik fisik, dan juga instalasi. Salah satu seni instalasi yang dihasilkan Janney dan paling digemari adalah Sonic Forest.

Sonic Forest merupakan proyek dari National Endownment For The Artis dan mampu diselesaikan Christopher Janney pada tahun 1991. Proyek yng terletak di sebelah sungai Ebro, Spanyol ini ditujukan untuk perbaruan ruang terbuka hijau di daerah tersebut. Sonic Forest terdiri dari dari 21 pohon elektronik yang mempunyai tinggi 2,75 meter dengan diameter 0,20 meter dengan dilengkapi lampu, sensor fotolistik, dan speaker. Pohon elektronik ini dapat menghasilkan alunan melodi yang indah diiringi dengan kata yang dibisikkan dengan syahdu disertai dengan nyala lampu LED yang dapat berubah-ubah.

Janney merancang Sonic Forest ini setara dengan ukuran manusia. Pohon elektronik di Sonic Forest ini akan aktif dan mengeluarkan suara ketika ada manusia di sekitarnya. Oleh karena itu, Christopher Janney menempatkan Sonic Forest ini di alun-alun, di tengah acara festival, atau pertunjukan masal yang tak pernah sepi pengunjung. Sonic Forest ini disebut sebagai instrumen orkestra digital masa depan di Zaragoza Spanyol. Hal ini disebabkan karena Sonic Forest adalah seni yang sangat interaktif dan menggabungkan banyak unsur di dalamnya. Penikmat Sonic Forest yang kebanyakan adalah orang dewasa merasa senang dengan perpaduan dari alunan musik jazz dengan suara hutan, suara sirine kapal, suara lumba-lumba, nyanyian katak dan juga jangkrik di pagi hari, serta iringan melodi dari seruling. Semua itu tentu saja akan menjadi perpaduan yang indah dari imajinasi dan direalisasikan oleh Sonic Forest.

Ternyata, tak hanya di Zaragoza, Spanyol, Sonic Forest juga memiiki bangunan yang bersifat permanen di kota Manchester dan juga New York yang merupakan jantung negara Inggris. Selain dibangun secara permanen, Sonic Forest juga telah melakukan beberapa kali festival, diantaranya adalah Festival Bonnaroo yang merupakan Festival seni dan musik yang diselenggarakan di Tennessee, Olimpiade London di Inggris, festival seni dan musik yang Coachella Valley yang diselenggarakan di California. Pada tahun 2014, Program Seni Departemen Transportasi New York dan Friends of LaGuardia bekerja sama mengadakan festival Sonic Forest yang bertajuk Sonic Forest : Civic Celebration di taman LaGuardia dan sebagai penanda penutupnya serangkaian acara pameran Centre For Architecture.
Demikian penjelasan singkat Sonic Forest yang merupakan bagian dari Urban Music Instrumen karya arsitek sekaligus seniman handal, Christopher Janney.